Buruh dan Mahasiswa Minta Walikota Tangerang Cabut Perwal Kebebasan Demo

Buruh dan Mahasiswa Minta Walikota Tangerang Cabut Perwal Kebebasan Demo

by April 14, 2017 0 comments

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Penamparan yang dilakukan oleh petugas Kepolisian Polres Metro Tangerang terhadap buruh wanita yang tergabung dalam Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) berbuntut panjang. Ini juga terkait adanya Peraturan Walikota (Perwal) Tangerang yang dianggap memperkecil kesempatan menyampaikan pendapat.

Puluhan buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), Gerakan Mahasiswa Pembebasan Tangerang serta Gerakan Serikat Buruh Indonesia melakukan aksi demontrasi di depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (13/04).

Dalam tuntutannya puluhan buruh dan mahasiswa meminta kepada Walikota Tangerang Arief R Wismansyah untuk mencabut Perwal No 2 Tahun 2017 Tentang Penyampaian Pendapat, bahkan proses hukum AKBP Danu Kusworo bakal tetap dilanjutkan.

“Kami tidak akan berdamai proses hukumnya biar tetap berjalan, kami tetap meminta kepada pak Arief agar Perwal itu dicabut,” ujar Kokom Komalawati Ketua Umum GSBI Kota Tangerang kepada PenaMerdeka.com, Kamis (13/04).

Menurutnya, kalau melihat aksi demontrasi yang dilakukan oleh sejumlah serikat buruh dan mahasiswa pihaknya memperkirakan kasus penolakan Perwal itu bakal besar.

“Kami juga akan melakukan kordinasi terhadap seluruh serikat buruh yang ada di Kota Tangerang untuk menolak Perwal Kota Tangerang,” terangnya.

Seperti diketahui, peristiwa penamparan buruh yang dilakukan oleh oknum petugas Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota terhadap Sekjen GSBI Emelia Yanti terjadi pada saat buruh wanita tersebut melakukan aksi demontrasi di Tugu Adipura Kota Tangerang. (herman)

Komentar Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.