Tim Verifikasi Adiwiyata Nilai Kesiapan SDN Poris Plawad 2 Kota Tangerang

0 64

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Tim Verifikasi Adiwiyata tingkat kota pada Selasa (10/2) menyambangi SDN Poris Plawad 2 Kota. Tim penilai berasal dari SMAN 4, SDN Tanah Tinggi 3 dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang langsung menuju Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di SDN Poris Plawad 2.

“Ini seharusnya tidak dibuat seperti ini, sepertinya ini harus memperbaikinya karna instalasi ini kurang sesuai dengan yang ditetapkan,” kata salah seorang anggota Tim Verifikasi Adiwiyata kepada Kepala SDN Poris Plawad 2, Ahmad Saduni.

Selain mengkritisi instalasi pengolahan limbah, tim verifikasi juga sempat menanyakan Visi dan Misi Sekolah tersebut ke beberapa Wali Murid yang kebetulan sedang bersantai menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan.

“Ibu – ibu mohon maaf menggangu, ini lagi nunggu anaknya ya, boleh tanya sesuatu ya, ibu tau ga Visi Misi sekolah ini,” tanya Tim verifikasi.

Untungnya para orang tua murid tersebut dengan fasih menjawab seluruh Pertanyaan Tim Verifikasi Adiwiyata . Ahmad mengaku untuk menuju adiwiyata ia tidak sendiri, selain didukung oleh staff gurunya, seluruh kepala sekolah sekitar juga mendukungnya.

“Alhamdulillah Kepala UPT juga datang untuk memberikan supportnya kepada kami, tentunya ini adalah suatu kehormatan bagi kami,”Kata H. Ahmad.

Terkait kekurangan baik secara dokumen maupun fisik ia mengaku dalam waktu dekat akan segera mungkin memperbaikinya.

“Secepatnya kita beresin, mohon dimaklumi kami baru belajar dan kami sebelumnya juga sudah berusaha dengan maksimal,” Tukasnya.

Dengan demikian, ia berharap dapat lolos menjadi sekolah adiwiyata sehingga penerapan hidup bersih dan sehat dapat diterapkan disekolah tersebut.

“Tentunya ini adalah satu kesempatan yang tidak datang dua kali, kita akan terus berjuang untuk dapat predikat adiwiyata,” ucapnya.

Basri, Kepala UPT Dikdas Kecamatan Cipondoh yang secara langsung mendampingi proses penilaian dari Tim Verifikasi Adiwiyata mengaku akan terus mendorong sekolah di wilayahnya supaya dapat meraih predikat adiwiyata.

“Kita targetnya 100 Persen adiwiyata di Wilayah Kecamatan Cipondoh,” kata Basri.

Dengan didorongnya seluruh sekolah yang ada diwilayah Cipondoh, Basri berharap dapat menjadikan seluruh peserta didik diwilayah tersebut menjadi generasi penerus yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Adiwiyata mengajak dan mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan sehingga Kelak saat mereka dewasa dapat menjadi generasi yang menjaga lingkungannya,” kata Basri. (aceng)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...