Tim Kawasaki MotoGP Pensiun, Eksis Kalau Eksperimen Pabrikan Dirubah

JEPANG.PenaMerdeka – Tim Kawasaki MotoGP saat ini tidak berkiprah lagi di arena balapan bergengsi dunia tersebut. Ada sejumlah alasan yang dikemukakan oleh bos-bos di tim Kawasaki soal pensiunnya mereka di arena tersebut.

Salah satunya adalah lantaran saat ini aturan yang dikeluarkan pengelola balapan MotoGP tidak memperbolehkan sebuah pabrikan untuk bereksperimen.

“Dalam balapan MotoGP alangkah lebih baik jika ada filosofi yang harus dirubah. Seharusnya mereka harus membuat peraturan yang benar-benar terbuka, dengan memperbolehkan seluruh manufaktur bebas bereksperimen,” ungkap Ichiro Yoda, bos Kawasaki World Superbike seperti dikutip Riders Mag beberapa waktu lalu.

Ichiro Yoda menegaskan, kalau regulasi perubahan itu sudah digulirkan maka Tim Kawasaki MotoGP mungkin bakal kembali meramaikan balapan.

Catatan terbaik pada pabrikan ini padahal tidak perlu diragukan lagi terkait produk motornya, terbukti mereka sudah terkenal di seluruh belahan dunia. Memang Kawasaki pernah berlaga di MotoGP selama tujuh musim sejak 2002 hingga 2008.

Namun demikian secara prestasi gayung tidak bersambut kepada pabrikan asal Jepang ini. Selama periode itu, tim yang berbasis di Amsterdam, Belanda, tersebut Tim Kawasaki di MotoGP sulit menembus papan atas bahkan baru tiga kali saja menaiki podium.

Kendala yang lain adalah soal adanya krisis finansial yang membelenggu kenapa Kawasaki menarik diri dari MotoGP. Sejak itu, mereka fokus tampil di Superbike.

Dalam kancah Superbike mereka tercatat tiga kali menjadi kampiun, termasuk pada musim 2016 melalui Jonathan Rea.

Sekali lagi disebutkan, persoalan financial Tim Kawasaki di MotoGP tidak eksis berkiprah. Sebab untuk bisa langsung kompetitif seperti Tim Honda, Yamaha, dan Ducati, membutuhkan banyak uang dan waktu yang tidak pendek.

Apalagi ada aturan dalam kancah itu Tim Kawasaki MotoGP tidak diperbolehkan kembali secara langsung sebagai tim pabrikan. Mereka boleh balik ke kelas primer asal bekerja sama dengan tim yang sudah ada, contohnya Gresini Racing yang kemudian menjelma menjadi tim pabrikan Aprilia.

Dengan sejumlah alasan itulah maka ketimbang Tim Kawasaki MotoGP tampil sebagai tim medioker, lebih baik menjaga tren positif di Superbike. (yuyu/dbs)

Click To Comments