Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Ini Alasan Kalau Olahraga Bisa Mengobati Penyakit Dalam

0

AS,PenaMerdeka – Sebenarnya sudah sering disebutkan kalau olahraga tidak hanya membuat tubuh bugar, namun olahraga bisa mengobati penyakit dalam.

Journal of American Medical Association dalam penelitiannya menemukan korelasi langsung antara diabetes dan olahraga. Satu dari sepuluh penderita diabetes yang berolahraga secara teratur dapat menghentikan pengobatan yang diresepkan dokter. Nah kalau sudah begitu artinya olahraga bisa mengobati penyakit yang diderita seseorang.

Pasalnya, selain bisa membakar lemak, dan meningkatkan fleksibilitas, namun kegiatan sehat itu dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membangun otot semua faktor yang mengurangi gejala penyakit tertentu.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan berolahraga menurut informasi dari Fox News, Jumat (28/4) adalah:

BAIK BAGI PENDERITA DIABETES

Kasus penyakit bagi penderita diabetes yang berolahraga secara teratur membangun otot, membuat mereka cenderung tidak menyimpan glukosa ekstra sebagai lemak.

Karena kenapa olahraga bisa mengobati penyakit, dengan aktifitas itu akan memacu untuk menurunkan glukosa dalam darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, faktor penting dalam membantu penderita diabetes mengendalikan kadar glukosa mereka.

Penderita diabetes harus berolahraga setiap hari dalam seminggu secara bergantian secara intensitas. Penderita diabetes bahkan diharapkan bergerak setiap setengah jam, melakukan latihan kecil seperti torso twist dan ekstensi lengan atau kaki. Rekomendasi ini akan membantu orang untuk tetap mengelola kadar glukosa.

BAIK BAGI PENDERITA ASMA

Selama ini kegiatan yang sejatinya positif itu kerap disebut orang justru bisa menyebabkan asma kebalikan justru kalau olahraga bisa mengobati penyakit. Padahal, asma dapat menyerang saat olahraga jika penderita tidak mengerti bagaimana mengelola asma mereka dengan baik.

Mereka yang menderita asma mungkin perlu melakukan aktifitas ini di dalam rumah selama musim dingin. Karena cuaca dingin memang mempengaruhi frekuensi serangan asma.

Untuk mengetahui efek aktifitas tersebut pada penderita asma, Cochrane Collaboration mengeksplorasi 19 penelitian berbeda. Olahraga dapat membantu memperkuat paru-paru seseorang.

Dalam setiap penelitian, aktifitas ini dilakukan setidaknya dua puluh menit setiap hari selama tiga hari dalam seminggu. Hasilnya, peserta mengalami gejala asma lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak berolahraga.

BAIK BAGI PENDERITA RADANG SENDI

Sama seperti asma, terkait salah kaprah sejumlah orang menentang pendapat kalau olahraha bisa mengobati penyakit.

Contohnya bagi orang yang berfikir olahraga dapat memperburuk radang sendi. Olahraga teratur juga bisa melonggarkan dan melenturkan sendi yang kaku karena artritis, membuat gerakan lebih mudah dari waktu ke waktu.

Ini juga memperkuat otot di sekitar sendi, membantu otot-otot untuk memberikan dukungan yang memadai. Jika otot-otot ini tidak kuat, arthritis akan semakin buruk. Penderita radang sendi juga bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga. (deden/dbs)

PDAM Tirta Benteng
Baca Berita Lainnya

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

id ante. ut Sed sed Aliquam odio in ultricies ut