Kantongi 17 Kursi, 4 Partai ‘Curi Start’ Koalisi Pilkada Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Partai Gerindra, Hanura, PKS dan PAN selangkah lebih maju ‘mecuri start’ untuk koalisi Pilkada Kota Tangerang 2018 mendatang. Kendati belum mengarah kepada nama calon tetapi disebutkan mereka telah menyamakan persepsi.

“Kami hanya bertemu biasa saja, kan wajar lantaran politik itu harus dibangun dengan komunikasi, harus rajin komunikasi doong. Karena konsep membangun tidak bisa sendiri,” kata Andra Soni, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang kepada PenaMerdeka via telpon seluler, Senin (1/5).

Kader pemimpin di Kota Tangerang juga telah mempunyai Arief R Wismansyah dan Sachrudin. Kita tetap melakukan komunikasi dengan mereka juga. Sementara kita sendiri mempunyai kader Gerindra yakni Pontjo Prayogo, Nurhadi dan Apanudin Jalu.

“Begitu juga dengan kader internal partai lain kan pasti punya kader juga untuk dicalonkan. Kedepan bukan hanya 4 partai ini yang akan mejadi koalisi Pilkada Kota Tangerang, kami terbuka. Kalau pertemuan kemarin baru ngopi-ngopi saja,” kata Andra.

Sejatinya menurut Andra, bahwa Kota Tangerang yang berbatasan langsung dengan Ibukota Jakarta tentu kedepan harus juga menjadi acauan kita supaya membangun secara bersama.

Kompleksitas di Tangerang itu mirip-mirip dengan Jakarta. Maka itu sekali lagi kita sangat perlu membangun komunikasi politik supaya bisa memunculkan banyak pemimpin yang handal untuk Kota Tangerang.

“Kalau soal Gerindra dan PKS memang ada histori koalisi Pilkada ketika berhasil mengusung calon lantas menang. Contohnya seperti di Pilkada DKI Jakarta dan Banten lalu meski kita juga bersama 7 parpol mengusung WH-Andika. Tidak menutup kemungkinan PKS, Gerindra dan parpol lainnya berkoalisi lagi di Pilkada Kota Tangerang,” kata Andra ketika ditanya soal kemungkinan koalisi Pilkada Kota Tangerang seperti DKI Jakarta.

Sementara itu DPC Hanura dan DPD PKS Kota Tangerang sepakat menyebut bahwa pertemuan dengan 4 pimpinan partai di sebuah restoran pada Minggu (30/4/2017) tersebut untuk membahas persoalan komunikasi yang lebih inten tentang perhelatan Pilkada 2018.

“Dalam pembicaraan itu, kedepan kami juga membuka kran komunikasi dengan partai lain yang ada di Kota Tangerang. Tapi pertemuan itu sebelumnya lantaran kami memang menjadi bagian dari pemenangan Pilkada Banten lalu,” ucap Arief Fadillah, Ketua DPC Hanura Kota Tangerang.

Jadi dalam pertemuan itu kita tidak mempatenkan 4 parpol itu sebagai koalisi Pilkada Kota Tangerang. Apalagi terkait dengan calon, kita juga belum menyebut siapa yang akan didorong untuk masuk dalam bursa calon Pilkada karena disetiap partai pasti telah menjagokan kadernya juga.

Diakuinya bahwa dengan 4 partai ini sudah terkumpul 17 kursi di dewan. Dan sudah memenuhi kuota untuk mencalonkan pasangan calon. “Kan Hanura punya 3 kursi, Gerindra 6 serta PAN dan PKS mengantongi masing-masing 4 kursi,” ujarnya menuturkan.

“Hanura berusaha akan mendorong kadernya menjadi calon, tapi kita tidak menutup mata kalau ada kader eksternal lebih baik maka itu yang kita dorong sesuai mekanisme partai masing-masing,” ucap Arief.

Hanura menurutnya juga akan membuka penjaringan dari calon-calon eksternal. Sebagai acuan tentunya adalah setelah survey mengukur elektabilitas atau popularitas calon tersebut.

“Sekarang ini kami sedang menyiapkan atau meregenerasi kader kader terbaik dari tingkat kecamatan dan kelurahan di Kota Tangerang terlebih dulu. May 2017 ini beres, akan kita lantik nanti,” pungkasnya.

Menurut Tengku Iwan, Ketua DPD PKS Kota Tangerang mengaku memang bertemu dengan 3 pimpinan partai lain yang sebelumnya juga merupakan partai pengusung di Pilkada Banten lalu.

Namun kata dia, partainya akan mencalonkan 3 kader terbaik yang akan diusung. “Ada Hilmi Fuad, Tuty Elvita dan saya sendiri. Kalau pertemuan kemarin yaa baru pertemuan awal saja. Kita masih konsen Rakorda dahulu nih,” ucap Tengku.

Kalau dari 4 partai ini mempunyai calon silakan untuk didorong, pertemuan itu bukan sebagai partai koalisi Pilkada Kota Tangerang karena sifatnya tidak kaku. “Tapi kalau sekarang saja ada 17 kursi misalkan ditambah Golkar atau lainnya kan makin kuat,” ujar pria yang juga anggota DPRD Kota Tangerang ini menjelaskan.

Tengku menandaskan, jika Golkar bergabung menurutnya akan mengulang kesuksesan dalam perhelatan Pilkada Banten baru lalu lantaran partai beringin andil mengusung WH-Andika.

Khalid Marhaban, Ketua DPD PAN Kota Tangerang menyatakan kendati telah bertemu dengan partai Gerindra, Hanura dan PKS ia menyebut bahwa pertemuan itu dalam rangka pemanasan partai juga. Sharing menggali potensi partai masing-masing.

“Karena kami fleksibel, artinya kita masih tetap lakukan komunikasi politik dengan partai dan calon lain. Kan harus bersama-sama untuk membangun Kota Tangerang lebih baik. Tidak juga harus 1 partai saja. Koalisi Pilkada Kota Tangerang memang perlu,” katanya dari saluran telpon selulernya.

Terkait dengan kader internal PAN yang sudah ramai membicarakan Ella Sylvia masuk dalam bursa pencalonan di Pilkada Kota Tangerang ia menyebut bahwa semua kader internal mempunyai kesempatan yang sama. Memang Khalid mengakui bahwa sampai saat ini baru nama Ella saja yang muncul.

“Kita memberikan kesempatan kader PAN lain dan eksternal jika memang nanti perolehan popularitas dan elektabilitas kader kami tidak memenuhi target. Makanya harus berlomba lomba supaya dipilih masyarakat Kota Tangerang,” ucapnya. (wahyudi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah