Pena Merdeka
Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Dianggap Garda Terdepan, Pemprov Banten Genjot Peningkatan Kualitas Guru

0

BANTEN,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menggelar sejumlah program peningkatan kualitas guru. Pasalnya, pihak Dindikbud beranggapan bahwa guru adalah salah satu instrumen penting dunia pendidikan.

Mereka juga sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumberdaya manusia suatu daerah, seorang guru dituntut memiliki banyak pengetahuan dan kemampuan terutama dalam bidangnya. Agar menularkan ilmunya kepada siswa.

Kata Engkos Kosasih, Kepala Dindikbud Provinsi Banten, pembinaan keterampilan dan kemampuan kualitas guru serta tenaga kependidikan dalam mengelola pendidikan menjadi salah satu tanggung jawab pemerintah.

Di Provinsi Banten, ada sejumlah program yang diunggulkan untuk mendongkrak kualitas pendidik. Ada sekitar 7 kegiatan pelatihan dan workshop yang dikhususkan bagi pendidik tingkat SMA dan SMK dibawah naungan Dindikbud Banten.

“Untuk meningkatkan kualitas pendidik kita menyiapkan banyak program, untuk program pelatihan, Bimtek dan Diklat bagi guru di tahun 2017 ini kita punya sekitar 7 program utama,” ujar Engkos, Selasa, (21/11/2017).

Program-program peningkatan kualitas guru tersebut diantaranya pelatihan penilaian kinerja guru (PKG) jenjang SMK dan pembekalan pendidik dan tenaga kependidikan jenjang SMK ke tingkat nasional. Selain itu sejumlah dari mereka untuk tingkat SMK juga diberikan pendidikan dan pelatihan guru produktif jenjang SMK tahun 2017 serta Diklat manajemen pengelolaan laboratorium sekolah jenjang SMK.

Dalam kesempatan itu Engkos juga menjelaskan upaya pihaknya bukan hanya untuk guru atau tenaga kependidikan kualitasnya ditingkatkan, Dindikbud Banten juga memberikan pelatihan dan pendidikan bagi kepala sekolah dan tenaga pendukung kependidikan lainnya seperti pengawas dan tenaga administrasi sekolah.

“Sepanjang 2017, Dindikbud sudah menggelar 7 program pelatihan dan Diklat bagi kepala sekolah di Banten,” ucapnya menegaskan.

Antara Kepala Sekolah dan guru korelasinya sangat dekat. Kualitas guru dan kepala sekolah juga harus seimbang. Makanya diselelggarakan Diklat dan pelatihan tersebut dalam hal ini untuk peningkatan kinerja kepala SMK.

“Kami berikan juga Bimtek pengembangan keprofesian yang berkelanjutan (PKB) bagi kepala SMK dan Bimtek kewirausahaan,” ungkap menegaskan.

Kata Engkos lebih jauh menerangkan, digelarnya program pelatihan dan Diklat ini diharapkan di Provinsi Banten nantinya bakal memiliki tenaga kependidikan yang profesional dan berkualitas. Sehingga dunia pendidikan Banten bisa lebih maju dan berdaya saing.

“Harapan kami (Dindikbud Banten -red), kita memiliki tenaga kualitas guru yang berstandar tinggi. Kita juga akan melakukan sertifikasi ulang terhadap guru SMK dan SMA yang kini kewenangannya tanggung jawab provinsi,” imbuhnya.

Seperti diketahui, saat ini jumlah guru di Provinsi Banten mencapai 23.796 orang, guru SMA 12.841 orang dan guru SMK 10.955 orang. Sementara untuk guru sekolah berkebutuhan khusus mencapai 951 orang guru. (advertorial)