Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Kemacetan Lalu Lintas Trowongan Trondol Parah, Warga Komplain ke Walikota Serang

0

SERANG,PenaMerdeka -Sejumlah warga Trondol Kota Serang mengaku kecewa kepada Walikota Serang, Tb. Haerul Jaman. Pasalnya, kemacetan lalu lintas di jalan tersebut tak kunjung diselesaikan.

Warga menilai, sejak terpilih menjadi Walikota Serang 2008 silam kemacetan di tempat itu sudah sering dikeluhkan.

“Saya sangat yakin pak wali juga sudah tahu banyak soal terowongan Trondol, jalan ini sudah tidak bisa dijadikan jalan utama, harus ada jalan alternatif untuk mengurai kemacetan lalu lintas di sini,” kata seorang warga yang minta identitasnya disembunyikan, Rabu (6/12/2017).

Ia menuding, Pemkot menutup nutupi apa yang menjadi keluhan masyarakat Kota Serang. Padahal, ujar dia, banyak kalangan pejabat yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut.

“Dulu pak Wali pernah menyampaikan di hadapan publik, akan segera menyelesaikan masalah kemacetan lalu lintas tersebut, tapi mana? Sudah dua periode, masih saja macet bahkan nambah parah,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PC PMII Kota Serang, Zaenal Alimin, mengaku miris atas semua keluhan yang disampaikan warga namun tidak direspon oleh pemangku kebijakan.

Ia berharap, Walikota Serang, Tb. Haerul Jaman segera menyikapi semua masalah yang disampaikan masyarakat. Agar di akhir masa jabatannya sebagai Kepala Daerah tidak meninggalkan masalah yang berarti.

“Memang persoalan kemacetan lalu lintas ini klasik, dan kami juga masih bingung, ko sampe sekarang nasibnya terkatung katung, mau dibangun apa tidak, mau diperbaiki atau tidak, mau dipindahkan atau bagaimana, dan beberapa kali saya baca si media sosial, hasil reses anggota dewan juga banyak yang keluhkan perihal ini, kalo masih diam, ini ada apa?,” ungkapnya.

Sebelumnya, Walikota Serang Tb Haerul Jaman meminta kepada seluruh warga yang berada di daerah Trondol untuk bersabar dalam menghadapi kemacetan di terowongan.

“Saya juga sudah memikirkanya untuk penguraian kemacetan lalu lintas di terowongan Trondol. Walaupun dua jalan baru tidak akan bisa selesai pada tahun ini,” ujar Jaman, Sabtu (8/7/2017) lalu.

Soal pembangunan dua jalan sebagai alternatif, dirinya memastikan  2018 baru selesai dibangun.

“Karena satu jalan yang menuju Penancangan tinggal pengaspalan saja, dan satu jalanya lagi masih proses pengurukan,” ujarnya.

“Sebenarnya kita berniat membangun flayover, tapi memang anggaranya tidak cukup. Karenanya lah di bangun dua jalan alternatif pada tahun 2015, dan banyak tahapan yang harus di lalui,” katanya menegaskan.

Seperti diketahui, jalan Trondol adalah jalan yang menghubungkan Serang dengan Kasemen, kondisinya semakin parah kendati warga menggunakannya sebagai akaes jalan utama. Tak ayal kemacetan lalulintas di jalan ini terus terjadi terutama saat jam pagi hari dan sore hari. (rhn)