kanal partai gerindra

PII Kota Serang Minta Walikota Jaman Tutup Cafe Jims

0

KOTA SERANG, PenaMerdeka – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Serang menggeruduk Kantor Walikota Serang di KSB Kota Serang, Jumat (28/12/2017) lalu. Kelompok pelajar tersebut menuntut Pemerintah setempat supaya menutup Kafe Jims lantaran diduga telah menyediakan wanita penghibur.

Kafe yang terletak di kawasan Taktakan Kota Serang dianggap telah melecehkan tempat ibadah umat muslim. Pantauan PenaMerdeka.com, puluhan massa memadati halaman Puspemkot Serang pada pukul WIB 14.33 dengan mengenakan pakaian muslim.

Setelah bergantian melakukan orasi, massa PII Kota Serang para memaksa ingin bertemu dengan Walikota Serang, Tb. Haerul Jaman. Namun, para petugas menghadangnya dengan alasan Walikota Serang tidak  berada di tempat.

Aksi pendemo tidak berhenti sampai di situ saja. Mereka kemudian melanjutkan aksinya di Cafe Jims di Taktakan Kota Serang. Kedatangan mereka untuk memberikan peringatan kepada pemilik Cafe agar tidak membiarkan kemksiatan terjadi di Cafe tersebut.

Jika tidak, massa meminta kepada pemilik usaha untuk menutup Cafe Jims yang sudah beberapa tahun beroperasi di Kota Serang.

Ketua DPD PII Kota Serang, Angga, mengatakan, ada upaya pembiaran wanita malam oleh pihak Cafe Jims adalah racun bagi masyarakat terutama generasi muda.

Menurutnya, selain melanggar syariat Islam, wanita malam memiliki potensi besar penyebar virus berbahaya seperti HIV dan AIDS yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.

“Membiarkan hiburan malam sama dengan memfasilitasi kamu muda untuk berbuat dosa dan menabung untuk keruntuhan bangsa Indonesia,” ujar Angga, Jumat (28/12/2017).

Kemudian, ujar dia, pihaknya meminta kepada aparat kepolisian untuk terus menindak para pelaku maksiat di Kota Serang. Agar kondusifitas dapat terwujud, apalagi Kota Serang terkenal dengan ‘Kota Seribu Santri’.

“Bebaskan Kota Serang dari kemaksiatan,” ucapnya.

Sebelum di protes PII Kota Serang, salah satu tempat hiburan malam yang digeledah Satuan Polisi Sabhara Polres Serang Kota ditemukan satu ruangan yang dipakai untuk peristirahatan para pemandu lagu atau wanita malam, namun mengatas namakan tempat ibadah umat Islam.

Pada pintunya tersebut di tempelkan tulisan ‘Mushola’ untuk membohongi para polisi yang melakukan razia cipta kondisi.

“Tadi ada salah satu tempat hiburan, Cafe Jims, disitu berupa karaoke namun di atasnya itu tempat ibadah, tempat berkumpul para wanita pemandu lagu, di sinilah laporan masyarakat yang kita tindak lanjuti,” ungkap AKP Olan Banuara kepada awak media, Rabu (13/12/2017) lalu. (rhn/arif)

Puji Rahman Hakim Perindo
Baca Berita Lainnya
Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

dolor consectetur at sem, dapibus ut commodo