Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Jazuli-Sofyan: Incumbent vs Bumbung Kosong, Demokrasi Pilkada Lebak Mati

Ilustrasi
0

LEBAK,PenaMerdeka – Pilkada di Kabupaten Lebak menurut Ahmad Jajuli dan Sofyan pasangan yang gagal maju dalam jalur perseorangan menganggap akan ada perhelatan incumben melawan kotak kosong. Sebab, demokrasi Pilkada 2018  di Lebak sudah mati, apalagi pencalonannya dianggap digagalkan.

“Demokrasi di Kabupaten Lebak sudah mati. Nanti potensinya bakal ada incummben melawan bungbung kosong (kotak kosong,red). Ini salah satu bentuk matinya demokrasi di Kabupaten Lebak,” kata Sofyan kepada PenaMerdeka, beberapa waktu lalu.

Menurut Sofyan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, dinilai Sofyan tidak fair untuk pelaksanaan verifikasi Balon (Bakal Calon) Bupati dan Wakil Bupati dalam perhelatan Pilkada Lebak 2018 mendatang. Demokrasi Pilkada tidak seharusnya seperti ini.

“Ada kejanggalan saat melakukan verifikasi Balon perseorangan. Menurutnya KPU Lebak tidak bisa membedakan kata membawa, menunjukan dan menyerahkan,” katanya menjelaskan.

Karena pada tanggal 29 November 2017 Sofyan mengaku sudah menyatakan bahwa ada kendala pada peroses tekhnis pada peroses upload data pada Silon (Sistem Pencalonan). Kami telah membawa 70.233 KK dan membawa soft copy bukti dukungan KTP, namun KPU tidak menerima berkas yang dibawanya.

“Malah KPU menyalahkan pihaknya yang tidak menyerahkan berkas dengan menyertakan foto kehadiran dan foto berkas dukungan,” ucap Sofyan.

Menurut sofyan bukti demokrasi Pilkada tidak ada dalam hal ini lantaran pihaknya bisa menyerahkan berkas dukungan tersebut sementara KPU tidak pernah mempersilahkan untuk menyerahkan.

“Bagaimana kami mau menyerahkan berkas kang, sementara pihak KPU tidak mempersilahkan kami untuk menyerahkan bukti dukungan yang kami bawa, padahal kami sudah mengatakan bahwa kami bawa berkas bukti dukungan,” tandasnya.

Sofyan menandaskan, pihaknya memilih tidak melanjutkan proses mediasi. Karena akan memakan waktu panjang dan melelahkan, belum lagi harus ke PTUN atau Pengadilan.

Seperti diketahui demokrasi Pilkada lima tahunan memilih calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak periode 2018-2023, salah satu bakal calon perseorangan Jazuli dan Sofyan saat itu dinilai tidak dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam PKPU 15 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Jalur Perseorangan. (redaksi/tim)

PDAM Tirta Benteng
Baca Berita Lainnya

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

consequat. mattis mattis Donec dolor. in Donec ultricies Praesent