Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Dari Toga Pondok Bahar untuk PHBS Kota Tangerang

0 201

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Selain menciptakan kampung menjadi hijau, segar dan asri Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang dalam program Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menggalakan tanaman sayur mayur dan taman obat keluarga (toga).

Pihak kelurahan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar pekarangn rumah warga bisa menciptakan warung hidup dan mengoptimalkan lahan kosong masing masing.

Pantauan penamerdeka.com, lokasi sample lahan yang sengaja diciptakan tempat ditanam sayur mayur dan toga nampak hijau dan asri saat rombongan tim penilai Kota Tangerang saat berkunjug melakukan penilaian.

Ketua Panitia PHBS Pondok Bahar, Muhasan mengatakan, pihaknya memiliki tiga pohon unggulan, seperti pohon terong, petai dan pohon jeruk limo yang ditanam di area lahan program PHBS.

“Selain itu, kita juga ada kembang tihong, pohon pare, daun saga dan daun seledri. Itu semua digunakan warga sehari-hari,” terang Hasan, Rabu (7/2/2018) kemarin.

Dia melanjutkan, seluruh pohon ditanam pada lahan-lahan kosong milik warga, ditanam langsung ditanah, tanpa mengunakan pot atau sejenisnya.

“Luas lahan yang kita gunakan itu, masing-masing luasnya hampir 200 meter. Ada tiga titik, dua untuk sayur mayur dan yang satu khusus untuk taman toga,” jelasnya.

Sementara Camat Karang Tengah, Matrobin mengatakan, dengan adanya penilaian PHBS itu, ia berhap kepada kader PKK yang ada di lokasi penilaian bisa terus meningkatkan kebersihan.

“Jadi jangan sampai disini saja, terus berlanjut sampai kapan pun. Sebab pola hidup sehat itu memang harus kita lakukan setiap saat,” tegas Matrobin.

Dia melanjutkan, bagi warga yang beluh mengerti dan paham akan kebersihan dan kesehatan, diharapkan dengan PHBS ini menjadi mengerti akan pentingnya hidup sehat. Apalagi di PHBS juga menyarankan supaya masyarakat lahan kosong yang bisa ditanam dengan sayur mayor dan taman toga.

“Jadi yang belum mengerti jadi mengerti, yang sudah mengerti menjadi tambah mengerti dan bisa memberi contoh kepada yang belum mengerti,” ujar Matrobin.

Lebih dalam ia mengatakan, PHBS juga bukan hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi bagai mana cara merubah pemikiran masyarakat untuk menuju pola hidup sehat.

“Optimis untuk peningkatan lebih tinggi sih sudah pasti iya, semua program dimaksimalkan agar mengena ke masyarakat termasuk program toga. Kita akan berbuat terus secara maksimal,” tandas Matrobin. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...