Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Sejumlah Ruas Jalan Protokol di Bekasi Banyak Tergenang Air

0 52

BEKASI,PenaMerdeka – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi mencatat sejumlah titik jalan berlubang selama musim hujan. Paling banyak ditemukan pada jalan protokol karena intensitas kendaraan cukup tinggi.

Kepala Bidang Bina Marga, Widayat Subroto, mengatakan jika musim kemarau dalam satu ruas ini terdapat 10-15 titik lubang, maka saat musim hujan bertambah sampai 20-30 titik. Penyebabnya, karena tekanan kendaraan yang tinggi badan jalur yang basah.

“Jalan protokol lebih dapat mudah rusak karena beban dan intensitas kendaraan yang tinggi. Pemerintah sudah alokasi dana sampai Rp1,6 Miliar untuk pemeliharaan sejumlah jalur pada anggaran daerah 2018. Itu berupa tambal sulam titik berlubang,” ujar Broto.

Anggaran sebanyak itu, sebenarnya tidak mencukupi untuk memperbaiki jalur berlubang di seluruh wilayah Bekasi ini.

“Kami prioritaskan di jalan protokol yang padat kendaraan,” tegas Broto.

Karena itu, pihaknya mengusulkan dana pemeliharaan pada anggaran perubahan. Karena dana yang sudah ada hanya dapat mencukupi sampai dengan akhir triwulan kedua.

Sejumlah titik jalur berlubang terdapat di Jalan Joyomartono depan BTC, Bekasi Timur. Lubang menganga sampai diameter satu meter lebih. Pengguna jalan terpaksa harus berhati-hati saat melintas di titik tersebut.

Selain lokasi itu, di Jalan Ahmad Yani atau di pusat kota. Petugas dinas perhubungan sampai memasang marka jalan pada titiknya agar memberi tanda bahwa ada jalan berlubang, sejumlah jalan lain juga ada seperti di KH Noer Alie, Hasibuan, dan lainnya.

Broto menyambungkan, pihaknya akan segera memperbaiki jalan protokol yang berlubang yang ada di Kota Bekasi. Pihaknya memaksimalkan peran Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengidentifikasi. Paling lambat sepekan setelah diidentifikasi akan langsung diperbaiki, itu juga menunggu cuaca cerah agar cepat. (ers/ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...