10 Badak Jawa Hilang dari Pantauan Petugas TNUK

PANDEGLANG,PenaMerdeka – Sebanyak 10 Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus Desmarest) atau yang dikenal dengan badak bercula satu hilang dari pantauan kamera petugas Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Dari hasil identifikasi klip video hewan ini yang terekam kamera video trap sebanyak 57 individu dan sebanyak 10 individu tidak terekam kamera video trap lagi.

Kesepuluh Badak Jawa itu yakni Kasih dan Wira merupakan induk dan anak yang biasa berkeliaran di wilayah Cigeunter, Ratu dan Satria induk dan anak dengan wilayah pergerakan Cikeusik, Srikandi wilayah pergerakan Citadahan – Cibunar, Sari pergerakan Cikeusik, Tiara pergerakan Cigeunter, Rimbani pergerakan Cikeusik, melati pergerakan rorah Bogo, dan Ratih pergerakan Citadahan.

Kepala Balai TNUK, Mamat Rahmat menegaskan, jumlah minimum di Taman Nasional Ujung Kulon hasil monitoring tahun 2017 adalah 67 individu, dengan komposisi jenis kelamin 37 individu jantan dan 30 individu betina serta kelas umur anak 13 individu yaitu 7 jantan dan 6 betina serta unur remaja – dewasa 54 Individu dengan 30 jantan dan 24 betina.

Menurutnya, kesepuluh hewan tersebut itu berpindah dari jalur awal, sehingga tidak terekam kamera yang memang dipasang oleh para petugas Taman Nasional.

“Kemungkinan sepuluh badak tersebut berpindah jalur sehingga diluar pengamatan kamera. Berdasarkan pemantauan lapangan tim monitoring tahun 2017 tak ditemukan adanya tanda-tanda kematian,” jelas Mamat, Senin (26/2/2018).

Diketahui, dari tahun 2014 sampai 2017 terdapat peningkatan jumlah populasi badak Jawa, pada tahun 2014 terdapat minimal 57 Individu dan tahun 2015 minimal 63 individu, dan pada tahun 2016 minal 67 individu. (why)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.