Diduga Kalah Duel, Pemuda di Depok Ini Tewas dengan Luka Tusuk

DEPOK,PenaMerdeka – Seorang pemuda ditemukan tewas di dalam rumah yang terletak di Jalan Lingkungan Cipayung, RT 002/ RW 001, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pada  Rabu (7/3/2018) malam. Korban diketahui bernama Nuroni (35). Ia tewas lantaran luka tusuk di dada oleh temannya sendiri.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban dikabarkan sempat terlibat cekcok dengan temannya sendiri yang saat itu sedang berkunjung ke ke kediamannya pada Selasa (6/3/2018) malam.

Akibat keributan yang ditimbulkan pemuda tersebut, akhirnya sempat terdengar warga sekitar. Warga pun langsung mendatangi lokasi terjadinya keributan. Namun, ketika dilihat ternyata korban sudah tergeletak lemah tidak berdaya.

Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati menjelaskan kejadian diketahui sekitar 03.30 WIB. Dari keterangan tetangga korban sekitar sempat mendengar keributan dari dalam rumah.

“Diduga korban tewas seusai berduel dengan rekannya sendiri. Untuk motif belum bisa menyimpulkan,” jelasnya.

Saat terjadi keributan, suasana lingkungan sedang sepi. Sehingga tidak ada warga yang melerai perkelahian dua teman tersebut. Warga yang menjadi saksi di lokasi sempat tidak mengira, ternyata setelah diketahui korban sudah tewas ditempat.

Korban mengalami luka parah pada bagian dada yang tembus hingga jantung. Korban ditikam dengan senjata tajam oleh pelaku yang diketahui ialah YS. Pelaku saat kini mengalami luka kritis.

Karena pelaku masih dirawat dan dalam kondisi kritis sampai saat ini belum dapat disimpulkan mengenai motif pertikaian keduanya. Pihak kepolisan masih ini mendalami sampai saat ini  karena pelaku juga masih dirawat di rumah sakit.

Jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati agar dilakukan diautopsi. Keterangan dari saksi dan sejumlah barang bukti masih terus didalami. “Motifnya dapat diketahui jika pelaku pemuda ini sudah bisa diinterograsi,” imbuhnya. (ers/ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan