Ada Calo Dana Hibah Banten? Calon Penerima Konfirmasi ke Dewan

BANTEN,PenaMerdeka – Ramai diberitakan soal adanya calo dalam penggelontoran dana hibah Pemprov Banten. Delapan orang calon penerima dana hibah Banten tahun 2018 tersebut menyambangi dewan meminta klarifikasi beredarnya anggapan aliran 20% sukses fee saat proses pencairan ke sejumlah orang.

Sri Hindrawati, Ketua Forum Madrasah Diniyah Kabupaten Tangerang, kepada media mengaku kedatangannya ke Komisi V DPRD Provinsi Banten untuk meminta dan memberikan penjelasan terkait hibah 2018 tersebut.

“Kami datang ke dewan untuk mengklarifikasi berita yang ramai di media terkait penyelewengan dana hibah Banten. Itu tidak benar, karena saya tidak merasa dimintai 20%,” ucap Sri, Selasa (24/4/2018).

Ia menambahkan, perihal aliran 20% sudah ditanyakan juga kepada calon penerima dana hibah lainnya. Dan mereka menyatakan tidak benar.

“Karena sebenarnya setelah saya klarifikasi kebeberapa calon penerima hibah juga tidak ada yang merasa dipotong 20 persen,” kata Sri menegaskan.

“Kalau Komisi V berniat mengusut soal dana hibah Banten sebaiknya usut juga yang pada tahun-tahun sebelumnya seperti tahun 2014 hingga 2016.”

Sementara Fitron Nur Ikhsan, Ketua Komisi V DPRD Banten saat dikonfirmasi perihal soal pemotongan 20% penerima danah hibah Banten belum bisa memberikan keterangan.

Sebelumnya, disebutkan ada 263 lembaga penerima hibah bidang keagamaan yang telah ditetapkan melalui SK Gubernur Banten tentang Badan/Lembaga Calon Penerima Hibah Tahun Anggaran 2018 tertanggal 19 Maret, dengan nomor 978/147/Kesra/III/2018.

“Kami sudah mengajukan sebagian lembaga penerima untuk pencairan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah-red). Kami serahkan kepada pimpinan (Gubernur Banten-red) soal ini,” ujar Kepala Biro Kesra Pemprov Banten, Irvan Santoso.

Berdasarkan data Biro Administrasi Pembangunan Daerah (Adpem), dana hibah Banten 2018 tidak hanya untuk bidang keagamaan di Biro Kesra, tapi juga ada 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Disebutkan juga akan didistribusi ke Dispora, Kesbangpol, Dindikbud, Diskominfo, DP3AKKB, DKP, Dinas Koperasi, dan UKM, BKD, Dinkes, Biro Pemerintahan, dan Dinas Pariwisata.

Sementara Kepala Biro Adpem Banten Mahdani mengatakan, dari 12 OPD yang memberikan hibah uang tahun anggaran 2018, Dindikbud dan Biro Kesra yang paling besar anggarannya.

“Total hibah uang 2018 Pemprov Banten lebih dari Rp294 miliar. Di Dindikbud lebih dari Rp 130 miliar, Biro Kesra lebih dari Rp 102 miliar, sisanya di sepuluh OPD,” tutur Mahdani kepada wartawan baru-baru ini.

Mahdani menjelaskan penetapan lembaga/badan penerima dana hibah Banten di setiap OPD, diverifikasi oleh OPD masing-masing. Terkait hibah uang di Biro Kesra, Mahdani mengaku lembaga calon penerima hibahnya sudah ditetapkan melalui SK Gubernur Banten. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah