Kemenag Lebak Ancam Sangsi Kepala KUA Maja

Haerudin Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Lebak, Banten, menyesalkan dan akan melakukan pemanggilan kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maja terhadap P3N dan Calon Pengantin (Catin) yang melakukan pernikahan atau Nikah Kantor (NK) disaat jam kerja.

Haerudin lebih lanjut mengatakan bahwa dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum Kepala KUA tersebut akan ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu jika dugaan itu benar pihaknya akan memberikan sanksi.

“Kita akan lakukan pemanggilan, apabila benar ada pungli kita akan berikan sanksi tegas berupa penurunan kepangkatan dan di non job kan. Karena, terkait aturan biaya pernikahan semuanya telah ditentukan dalam PP nomor 48 tahun 2014 tentang nikah dan rujuk,” kata Haerudin dikonfirmasi via telpon, Senin (17/7).

Menurutnya, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh KUA yang ada di Kabupaten Lebak untuk memasang pamplet tentang aturan pernikahan dan biaya pernikahan yang telah tercantum didalam peraturan tersebut.

Terkait dengan adanya dugaan pungli tersebut, Ia mengatakan, secara administrasi pihak Kemenag akan menyelesaikan hal tersebut secara intern. Namun, apabila dugaan tersebut benar itu sudah melanggar aturan.

“Kita akan buktikan dulu kebenarannya, apabila dugaan tersebut benar secara administrasi akan diselesaikan oleh pihak Kemenag. Sedangkan, untuk pelanggaran aturan apabila hal tersebut benar, maka itu kewenangannya penegak hukum apakah perbuatan tersebut sudah melanggar hukum atau tidak,” tegasnya.(iday)

Gambar: Ilustrasi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...