Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

BNN Dan GEPENTA Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

0 253

KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – BNN Kabupaten Bekasi melalui Pemerintahan Desa Mekarsari dan Gerakan Peduli Anti Narkoba Kekerasan dan Anarkis (GEPENTA) menggelar sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Berlangsung di aula Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, acara sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan mengusung tema ‘Prestasi Yes – Narkoba No’ itu, dibuka oleh Kepala Desa Mekarsari, Linda Ekawati.

Dalam sambutannya, Linda mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya acara sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, akan tercipta partisipasi aktif antara BNN Kabupaten Bekasi dengan Pemerintahan Desa Mekarsari, juga GEPENTA dalam memerangi peredaran narkoba di masyarakat, khususnya pada generasi muda,” terang Linda, Minggu (1/7/2018).

Linda melanjutkan, narkoba merupakan musuh bersama, baik itu aparatur RT RW hingga pihak berwenang, seperti kepolisian dan BNN.

“Kepada seluruh elemen masyarakat, marilah kita bekerjasama dan saling bantu dalam memeranginya,” tegasnya.

Sementara Susilo Budianto, Ketua GEPENTA dalam arahannya mengatakan, bahaya penyalahgunaan narkoba cenderung mengarah pada kalangan remaja dan anak muda.

“Para bandar dan pengedar narkoba selalu menyasar anak muda karena jiwanya yang masih labil, selalu ingin tahu dan selalu ingin coba-coba. Modusnya dengan iming-iming dan janji manis serta segala cara dilakukan untuk mengelabui mereka,” terang Susilo.

Pemerintah sendiri, lanjut Susilo, bahaya narkoba sudah dikatagorikan sebagai bahaya nasional dengan hukuman mati buat bandar dan penjara buat pemakai sesuai dengan Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 126 dan pasal 127.

“Banyak cara peredaran narkoba yang dilakukan untuk mengelabuhi para petugas. Baik melalui laut, udara juga darat. Sehingga kita semua dituntut agar selalu waspada,” ungkap Susilo.

Masih di lokasi yang sama, Suparjo Arsyad, panitia penyelenggara mengatakan, kegiatan sosialisasi ini semata-mata untuk memberikan pengetahuan kepada para remaja dan anak muda, apa dan bagaimana akibat penyalahgunaan serta mengkonsumsi narkoba terutama di kalangan pelajar.

“Mudah-mudahan kedepannya, para generasi muda terutama para pelajar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan bisa memanfaatkan masa mudanya untuk belajar dan mengisi waktu luangnya dengan berkarya dan berprestasi serta berbakti untuk bangsa dan negara,” tandas Suparjo berharap. (ers/ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...