Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Mulai Berdatangan di Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Menjelang hari raya Idul Adha yang jatuh pada 22 Agustus 2018 mendatang, sejumlah pedagang hewan kurban mulai membuka lapaknya.

Salah satunya, Kisman (50) yang membuka lapak sapinya ini sejak Senin (25/6/2018) lalu. Ia berdagang di Jalan KH Hasyim Ashari, Gang Nerogtog, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

“Saya buka sejak dua minggu yang lalu, lapak saya khusus sapi yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari NTB melalui jalur laut, habis itu pakai truk sampai kesini,” terang Krisman pedagang hewan kurban itu kepada PenaMerdeka.com Senin, (9/7/2018).

Ia merupakan salah satu pengusaha sapi musiman menjelang hari raya Idul Adha sejak 2014 di Kota Tangerang ini. Sapi yang dijualnya merupakan sapi yang sengaja dibiarkan bebas di tanah kelahirannya lalu diambil ketika hendak dijual.

“Ini sapi yang dilepas di alam bebas, jadi kami tidak menernaknya, baru pas ada keperluan seperti Idul Adha seperti ini kita diambil untuk dijual,” jelasnya.

Diketahui, terdapat 300 ekor sapi yang terbagi dalam tiga kategori yaitu ukuran kecil, sedang dan besar dengan harga yang berbeda. Untuk beratnya mulai dari seberat 200 sampai 600 kilogram dan harga mulai dari Rp13 hingga Rp32 juta.

Menurut pedagang hewan kurban ini, untuk minat pembeli sapi Bima dua tahun kesini masyarakat sangat antusias. Hal ini karna pada daging tidak ada lemak dan lebih banyak dagingnya.

“Alhamdulillah, setiap sapi yang saya bawa kesini habis. Ya, itu karena kualitasnya. Kondisi sapi disini sangat sehat. Didalam perjalanan selama kesini pun kondisinya sangat stabil,” ucap Krisman.

Guna menjaga kesehatan sapi dagangannya, ia bersama pihaknya setiap pagi membersihkan lapaknya dan memberi makanan yang sehat. Hal itu ia harapkan agar membuat pembeli percaya dengan kualitas sapinya.

“Setiap pagi kami bersihkan lapaknya, memandikanya, mencarikan makanannya yang sehat. Supaya pembeli percaya sama kita. Saya yakin sapi akan segera habis, karna kualitasnya. Dari 100% sudah terjual 10%,” pungkas pedagang hewan kurban itu. (hisyam/aputra/ari)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan