Sosok Inspiratif Jaya Keling Harusnya ‘Bangunkan Tidur’ Pemkab Bogor Soal Pembangunan

0 561

KABUPATEN BOGOR,PenaMerdeka – Jauh di sebuah kampung yang masuk wilayah administrasi pemerintahaan Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, terdapat sosok inspiratif yang mau merelakan harta pribadinya untuk membangun jalan bagi warga desa.

Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan meski selangkah.

Kutipan dari Proklamator RI tersebut layak ditujukan kepada sosok inspiratif seperti Jaya Keling, padahal dia hanya seorang mantan supir angkutan desa yang pada 20o7 silam pernah juga menjadi supir truk pertambangan di Pulau Boneo Kalimantan.

Jaya Keling rela membeli tanah sepanjang 350 meter dengan lebar 4 meter dan membayar upah kuli pembuat jalan selama 30 hari demi membangun jalan untuk warga desa.

Bertempat di Kampung Pasar Rebo, Desa Babakan Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Jaya Keling juga mengerahkan warga desa untuk mempercepat proses pembangunan jalan tersebut.

Eti seorang warga kampung Pasar Rebo mengatakan, Dahulunya Jaya Keling seorang tukang ojek yang berubah profesi menjadi sopir angkutan desa, lalu menjadi sopir truk pengangkut batu bara.

Meskipun kehidupan ekonominya pas-pasan, Jaya keling sering di mintai tolong oleh warga kampung di sini dan jadi sosok inspiratif.

“Pengorbanan Jaya Keling untuk masyarakat sangat kami syukuri, sumbangan yang paling fenomenal di desa kami adalah pembangunan jalan, dari jalan utama sampai ke tengah kampung,” ucap wanita berumur 36 tahun ini kepada penamerdeka.com, Sabtu (4/8/2018)

Hal senada pun dilontarkan Supri (46) warga Desa Babakan. Ia mengatakan, kelebihan Jaya diantara warga lain di desa kami adalah kepedulian sosial nya sudah banyak dirasakan warga desa.

“Paling dirasakan adalah jalan yang disumbangkan buat warga, hal itu yang paling tidak bisa dilupakan oleh seluruh warga desa. Dulu jalan menuju masjid dan musholah di tengah kampung kecil dan becek, namun berkat sosok inspiratif seperti Jaya keling, kini masyarakat gak khawatir jalan becek dan kotor lagi,” kata pria yang berprofesi sebagai makelar tanah ini.

Ketika disambangi di rumahnya Jaya Keling mengungkapkan, berawal keinginannya untuk merubah dan memajukan desa dengan membangun jalan untuk warga, Jaya juga membuka lapangan pekerjaan untuk warga desa.

“Ini shodaqoh saya sebagai anak bangsa, setelah menjadi supir mobil truk batu bara, saya menjual mobil butut yang pernah digunakan sebagai angkutan umum di desa seharga Rp 8 juta untuk modal usaha,” ungkapnya.

Berbekal hasil penjualan angkot bututnya tersebut, sosok inspiratif ini memanfaatkan uangnya untuk membeli peralatan tukang sebagai modal membuat kerajinan dari kayu, mulai dari pintu, kusen, lemari dan perabotan rumah tangga lainya yang terbuat dari kayu dengan tujuan membuka lapangan pekerjaan untuk warga kampung.

“Alhamdulillah sekarang sudah punya 12 pekerja dari warga sini, untuk terus mendorong tenaga lokal saya harus cari tenaga ahli dari luar daerah bahkan beda Provinsi, biar mereka warga desa bisa belajar.” papar Jaya.

Kemudian Jaya memungkaskan, program desa yang menjadi prioritas Presiden dapat dijalankan dengan baik melalui pemerintah daerah. Dan ini kata dia, tanpa mengurangi rasa ikhlas Pemkab Bogor seharus tergerak memperhatikan akses jalan yang bagus bagi warga di desa-desanya.

“Saya berharap Pemda Bogor atau Pemprov Jawa Barat yang sekarang lebih memperhatikan kami dan bisa memberikan bantuan pinjaman modal usaha agar kami bisa lebih banyak menyerap tenaga kerja untuk menanggulangi pengangguran yang ada,” pungkas sosok inspiratif yang hobi berjalan tanpa mengenakan sandal ini menutup wawancara. (zaenudin)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...