Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Ini Ungkapan Eksistensi Remaja Masjid Pondok Pucung Saat Diapresiasi Warga

190

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Eksistensi Remaja Masjid Nurul Amin di Pondok Pucung, Karang Tengah, Kota Tangerang diapresiasi warga setempat.

Mereka yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid Nurul Amin (Ikrimna) menggelar acara tahun baru Islam 1440 hijriyah mengusung tema inti dari ‘Semangat Tahun yang Cinta Dunia menjadi Cinta Akhirat.

Nur Ihwal Syabani (26), panitia acara mengatakan, selain untuk memperingati tahun baru Islam, tabligh akbar ini juga untuk mengingatkan pemuda terkait eksistensi remaja masjid di Kecamatan Karang Tengah agar tidak kendur dengan budaya Islami.

“Puncaknya malam ini, karena pada hari sebelumnya kita telah melakukan berbagai perlombaan. Seperti lomba mengaji, adzan dan hadroh,” terang Nur Ihwal, Sabtu (15/9/2018) malam.

Nur Ihwal menambahkan, penggagas kegiatan ini adalah DKM Masjid Nurul Amin, Ikrimna hanya sebagai penggeraknya saja.

“Sesuai pesan para pengurus DKM kepada kami eksistensi remaja masjid dalam peringatan hari besar seperti ini jangan sampai kosong. Maka Alhamdulillah amanat ini bisa berjalan dengan sukses dan mudah-mudahan masyarakat bisa merasa puas,” ungkapnya.

Menurut Hedriyanto, Lurah Pondok Pucung mengatakan, gerakan moral serta kreativitas yang dilakukan pemuda-pemudi di Ikrimna patut diapresiasi.

“Dengan kegiatan keislaman yang sering diadakan maka dampak positif bakal menular terhadap pemuda ataupun pemudi. Seperti ini, pemuda Masjid Nurul Amin (Ikrimna), Karang Tengah Kota Tangerang yang mengadakan tabligh akbar 1 Muharram 1440 Hijriah,” terang Hedriyanto.

Ia menjelaskan, peringatan Tahun Baru Islam ini jelas inti temanya ‘Hijrah dari cinta dunia ke akhirat’. Sebab, kata dia eksistensi remaja masjid secara keagamaan bisa lebih baik dari sebelumnya.

“Kegiatan ini sangat bagus. Kan dampak kepada masyarakat juga bisa lebih tentram dan berkah. Tadi juga saya sampaikan kepada warga bahwa kita akan bikin kampung santri yang mengadopsi program Pemerintah Kota Tangerang soal menyerukan ‘Maghrib Mengaji’,” cakapnya.

Hedriyanto menuturkan, jadi Kota Tangerang yang bertajuk ‘Kota Akhlakul Kharimah’ ini bisa selaras karena didukung dengan kegiatan-kegiatan pemuda sangat Islami.

“Tadi juga kan bisa dilihat, antusias masyarakat dengan digelarnya acara ini sangat luar biasa. Ini kan diadakan dua hari dua malam dengan perlombaan,” katanya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...