Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Dalam Sepekan, Polsek Jatiuwung Ungkap Tiga Kasus Kejahatan

0 68

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dalam kurun waktu satu pekan, jajaran Polsek Jatiuwung Resort Metro Tangerang Kota berhasil mengunkap tiga kasus.

Diketahui, dari hasil pengungkapan itu Polisi berhasil mengamankan sebanyak 9 pelaku ranmor, 6 tersangka pelaku pengeroyokan anggota Polda Metro Jaya dan 2 pengedar narkoba berikut barang bukti hasil kejahatan para pelaku.

Kompol Eliantoro Jalamaf, Kapolsek Jatiuwung mengatakan, sebilan pelaku ranmor tersebut berhasil diringkus di lokasi yang berbeda-beda di wilayah Banten.

“Tersangka VS, M dan N diduga telah membeli sepda motor hasil curian, kemudian dihasil pengembangan pelaku ranmor RJ dan VNS dah setelah dikembangkan lagi ada tersangka lain S, AY, J dan Z. Mereka diamankan di lokasi yang berbeda-beda,” terang Eliantoro, Selasa (16/10/2018).

Eliantoro menambahkan, tersangka VS, M dan N diancam Pasal 480 KHUP, karena sebagai penadah dengan hukuman paling lama 4 tahun penjara.

“Sedangkan para pelaku RJ, VNS, S, AY, J dan Z dijerat Pasal 363 KUHP. Karena melakukan tidak pidana pencurian dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara pada kasus pengeroyokan anggota Polda Metro Jaya di Rawacana, Kecamatan Jatiuwung, pihaknya berhasil mengamankan MR, D, Y, E, K dan A.

“Kejadian itu bermula saat para tersangka tidak senang ditegur untuk membubarkan diri saat nongkrong oleh korban, tersangka MR langsung memukul kepala korban, kemudian MR berteriak ‘Cukimai’ sehingga terikan tersebut terdengar oleh tersangka lain dan langsung ikut memukul dan akibat perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 170 atau 351 KUHP dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara,” paparnya.

Lebih dalam Eliantoro mengatakan, anggotanya juga berhasil meringkus pasangan suami istri berinisial AS dan VS pengedar narkoba jenis ganja dan sabu untuk diedarkan di wilayah hukum Polsek Jatiuwung.

“Kedua tersangka adalah warga Bogor, namun di Kota Tangerang hanya untuk mengambil narkoba ganja dan sabu. Kemudian diedarkan kepada teman-temannya, akibatnya suami istri tersebut dijerat pasal 114 ayat (1) sub Pasal 111 ayat (1) sub Pasal 111 ayat (1) UUD RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...