Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Atasi Banjir Rob Ala Warga Pesisir Jakarta Manfaatkan Limbah Kulit Kerang

0 116

JAKARTA,PenaMerdeka – Warga pesisir Jakarta di kawasan Muara Angke memiliki cara sendiri untuk beradaptasi dengan lingkungannya yang sering terendam banjir dari limpasan pasang air laut atau rob.

Bagi warga kawasan Muara Angke tepatnya di RT 06/RW 22 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, limbah kulit kerang sangat bermanfaat. Selain menciptakan daratan baru tanpa mengeluarkan biaya, juga mengantisipasi banjir rob.

Neng, seorang pengupas kulit kerang mengatakan, dirinya rutin membuang kulit kerang di pinggir laut. Ia melakukan hal itu membuat semacam tanggul buatan agar air rob tidak membanjiri.

“Kalau kulitnya selesai dikupas, langsung dibuang ke pinggir laut, buat nahan banjir rob biar tidak masuk-masuk banget,” terang Neng, Jumat (30/11/2018) petang.

Sementara itu, Astati, Ketua RT 06/RW 22 Pluit menyatakan, dengan adanya kulit kerang di kawasan itu banjir rob yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi warga setempat bisa teratasi.

“Ini dulu saat banjir dalem banget, kayak lautan kalau air rob masuk karena rendah. Kalau rumah panggungnya pendek paati udah tenggelam. Makanya kan ini kulit kerang kita timbun supaya mengatasi juga kan,” tutur Astuti.

Tatik menjelaskan, terdapat manfaat lain yang dirasakan warga dari adanya limbah kulit kerang. Warga yang kebanyakan nelayan itu dapat menjadikan kulit kerang itu sebagai daratan baru.

Dengan kondisi demikian, tentunya sangat menguntungkan bagi warga sekitar. Mereka tak perlu mengeluarkan biaya banyak membeli pasir atau bahan bangunan lainnya guna membuat jalan dengan kehadiran limbah kulit kerang.

“Yang seharusnya beli pasir setruk kan ngeluarin uang, kalau pakai kulit kerang jadi tidak ngeluarin uang. Daripada susah payah beli puing yang harga juga udah lumayan, mending kita manfaatin aja limbah kulit kerang,” pungkas Astuti. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...