Cerita Duka Selimuti Pemakaman Korban Tsunami Asal Tangerang

0 391

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Suasana duka mengiringi pemakaman korban tsunami asal Tangerang di Kampung Karawaci Ilir, RT 03 RW 03, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (23/12/2018).

Salah satu korban meninggal dari bencana tsunami tersebut adalah Mudrika Sudrajat (31) yang merupakan salah satu pegawai Puskesmas Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk, anak dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Karawaci KH Zuhdi Suminta.

Ahmad Suryana Kakak dari Almarhum Mudrika mengatakan, saat tsunami menerjang pesisir Banten, Sabtu (22/12/2018) malam, Ia bersama 30 anggota keluarganya sedang mengadakan acara arisan keluarga di salah satu penginapan pinggir pantai di wilayah Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Namun nahas, saat tsunami menerjang, korban yang hendak menolong anaknya, saat ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir pantai.

“Pas tsunami kita berusaha nyelamatin diri lari ke arah kanan ke arah parkiran, tapi almarhum lari kearah kiri, tujuannya mau nyelamatin anaknya, padahal anaknya masih di dalam sama ibunya. Yah memang sudah jalannya mas,” ujarnya.

Ketika tsunami menerjang pantai, Suryana menuturkan dirinya terseret ombak sejauh sepuluh meter dari lokasi penginapan.

Ia juga mengaku, tidak melihat tanda-tanda akan terjadinya tsunami, namun saat itu terdengar orang meneriakan ombak tinggi.

“Suasananya langsung bergemuruh, langsung gelap ah. Kira-kira ketinggian ombak 5 sampai 6 meter mas,” tuturnya.

Selain Alm. Mudrika, dari puluhan keluarga yang ikut berlibur ke pantai, terang Suryana, ada enam orang yang mengalami luka akibat terjangan tsunami di Banten.

Dua orang diantaranya, lanjut Suryana, mengalami luka patah tulang kaki.

“Ada 6 orang yang luka, ada yang patah tulang, memar, terus kaya saya nih, luka robek di bagian paha,” terangnya.

Untuk diketahui, Alm.Mudrika Sudrajat dikebumikan di makam keluarga, dan meninggalkan istri serta seorang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. (Ari)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...