Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

1 Hari TPA Rawa Kucing Kota Tangerang Produksi 15 Ton Kompos Gratis

0 196

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing Kota Tanggerang mengolah sampah organik untuk dijadikan 15 ton kompos gratis per-hari yang didistribusikan kepada warga Kota Tangerang.

Diding Sudirman, Kepala UPT TPA Rawa Kucing Kota Tangerang mengatakan, kapasitas pengolahan sampah saat ini dilakukan oleh Unit Pengolah Sampah Organik TPA Rawa Kucing (UPSO TPA Rawa Kucing).

“Nah, itu semua didistribusikan ke seluruh warga dari 114 kelurahan yang ada di Kota Tangerang secara cuma-cuma atau gratis,” terang Diding kepada penamerdeka.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/1/2019).

Diding menjelaskan, pengembangan pengolahan sampah organik menjadi kompos terus dilakukan secara bertahap oleh Unit Pengolahan Sampah Organik TPA Rawa Kucing.

“Itu sejalan dengan program Kampung Tematik yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Namun, kompos gratis ini tidak berlaku untuk warga luar Kota Tangerang,” paparnya.

Diberikanya kompos gratis ini merupakan reward dari Pemkot Tangerang atas warga yang membuang sampah secara baik dan tertib.

Untuk warga yang ingin meminta kompos gratis ini kata Diding, warga hanya membuat surat keterangan dari RT lalu kelurahan mekomendasikan ke TPA Rawa Kucing dengan proses selama tiga hari.

“Tapi kalau dari kelurahanya tidak memberikan rekomendasi, langsung datang kesini aja. Prosesnya selama tiga hari. Namun, kalau komposnya sudah ada tidak perlu menunggu selama tiga hari, langsung kita berikan,” jelas Diding.

Diding menambahkan, permintaan kompos gratis juga dimaksimalkan, seperti kelompok RT hanya diberikan 10 karung. Namun, apabila lebih besar lagi bisa mencapai 30 karung per-hari.

“Permintaan bisa mencapai 20 ton per-hari. Tetapi kami menggilirnya. Namun, kalau permintaan untuk Kampung Tematik dan Sekolah Adiwiyata lebih diprioritaskan dahulu,” pungkas Diding. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...