Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kata Bawaslu Soal Kronologi Ditemukannya Tabloid Indonesia Barokah di Tangerang

0 195

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang menemukan 150 paket Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Tangerang.

Temuan ratusan paket tersebut merupakan tindak lanjut investigasi Bawaslu setelah menemukan tabloid yang diduga menyudutkan salah satu pasangan Capres-Cawapres di Masjid Baiturrahman, Bojong Larangan, Karawaci, yang pendistribusiannya melalui Kantor Pos Indonesia.

“Menindaklanjuti hasil investigasi kami dilapangan, setelah kami komunikasi dengan kantor pos, kami menemukan 150 amplop berisikan Tabloid Indonesia Barokah yang belum terdistribusikan,” terang Agus Muslim, Ketua Bawaslu Kota Tangerang, di Kantor Pos Tangerang, Jalan Daan Mogot Nomor 11, Kamis (24/1/2018).

Agus menjelaskan, tabloid tersebut berasal dari Bekasi yang dikirim melalui Kantor Pos yang berada di Jakarta Selatan.

Dari data yang berhasil dihimpun, Agus melanjutkan, tabloid tersebut akan didistribusikan ke masjid dan pondok pesantren yang ada di Kecamatan Jatiuwung, Priuk, Cibodas, Tangerang, dan Kecamatan Karawaci.

“Paket ini asalnya dari Kantor Pos Jakarta Selatan, karena pembayarannya di sana, di daerah hanya pendistribusian saja,” katanya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Agus berujar akan berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Banten untuk menentukan langkah selanjutnya.

Kemudian, Ia meminta kepada Kantor Pos untuk tidak mendistribusikan paket yang belum tersebar.

“Dari hasil temuan, kami akan koordinasikan ke Bawaslu Provinsi langkah selanjutnya untuk mencegah ini seperti apa, yang jelas tadi kami sudah sarankan ke Kantor Pos, tabloid ini untuk tidak disebar dulu dan diinventarisir saja, sambil menunggu keputusan hasil koordinasi kami dengan Bawaslu Provinsi,” ujarnya.

Untuk tabloid yang sudah tersebar, Agus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan lagi tabloid yang sudah diterima.

Lalu, kepada masyarakat yang telah menerima tabloid tersebut untuk melaporkan ke Bawaslu Kota Tangerang.

“Dari pihak Kantor Pos mengaku tabloid ini sudah ada yang didistribusikan, untuk itu kami minta kepada masyarakat khususnya pengurus masjid dan pondok pesantren untuk tidak menyebarkan lagi dan segera melaporkan ke kami,” pungkasnya.(ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...