Polda & Dinsos Banten Pantau Penyaluran Bansos PKH Pastikan Tanpa Pungli

BANTEN,PenaMerdeka – Dinas Sosial (Dinsos) dan Polda Banten meciptakan Satuan Tugas Daerah Pengamanan dan Penegak Hukum (Satgasda Pam dan Gakkum) supaya penyaluran Bansos PKH (Program Keluarga Harapan) tepat sasaran dan memastikan tanpa biaya potongan.

Dalam kesempatan penyaluran di Kampung Pamindangan, Kelurahan Unyur, Kota Serang serta di wilayah Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, pada Kamis (14/2/2019), Polda dan Dinsos Banten terjun langsung meninjau kegiatan PKH yaitu Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Sekretaris Dinsos Banten Sudarto mengatakan, bahwa setiap penerima sebelumnya sudah dilakukan verifikasi yang dilakukan oleh pendaping yang dibantu juga dari staf Dinsos Banten.

“Kami datang ke sini untuk melihat langsung bagaimana kegiatan Ibu-Ibu penerima bantuan sosial dan juga ingin mengetahui bagaimana progres ibu-ibu sebagai peserta PKH,” ujar Sudarto kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Menurut Kasubdit Binmas Polda Banten AKPB Meryadi mengaku bahwa pihaknya memang ingin memastikan soal bantuan kepada penerima langsung sekaligus memberikan sosialisasi kepada para KPM PKH.

“Kami dari Polda Banten ditugaskan oleh Polri untuk memastikan bantuan sosial PKH sampai atau tidak kepada Ibu-ibu PKH, apakah ada yg melakukan pemotongan/pungli terhadap bantuan sosial yang diterima langsung dilaporkan kepada pihak berwajib,” katanya.

Sementara kata Kasie Jaminan Sosial Keluarga Dinsos Provinsi Banten Budi Darma Sumapradja, pemberian arahan kepada KPM PKH yang hadir supaya tidak ragu dan takut melaporkan ke polisi jika ditemukan ada oknum pelaku pungli bansos PKH.

Adanya Satgasda Pam dan Gakkum lantaran bentuk kasih sayang pemerintah kepada KPM PKH supaya hak mereka terlindungi.

“Kalau ada yang motong bantuan PKH ibu, jangan takut yaa bu dan segera laporkan saja ke pak polisi bu,” tegas Budi.

Adanya kerjasama ini memberikan rasa aman dan nyaman kepada para KPM PKH dari gangguan eksternal dan ini merupakan terobosan baru bagi PKH.

“Biar RT dan RW juga tau klo memotong bansos itu tidak boleh sehingga tidak salah paham,” tandasnya. (ersya)

Disarankan
Click To Comments