Punya 8 Kursi DPRD Kota Tangsel, Ruhamaben Gengsi Masuk Bursa Wakil Walikota

0 419

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – PKS Tangerang Selatan (Tangel) mengantongi 8 Kursi DPRD Kota Tangsel. Tampaknya di kontestasi Pilkada Tangsel 2020 tidak ingin kadernya hanya menjadi bakal calon wakil walikota.

Kader internal DPD PKS Tangsel selain Siti Chodijah (Siko) ada juga nama Ruhamaben yang maju menjadi bakal calon (Balon) walikota Tangsel 2020 hasil pemilihan raya internal (Pemira) PKS pada Minggu (25/8/2019) lalu.

“Berdasar rangking nama saya muncul di 98 % dari kader PKS,” ungkap Ruhamaben kepada penamerdeka.com saat acara pertemuan tokoh warga Kelurahan Jombang Ciputat di Rumah Makan Kedai 95, Rabu (11/9/2019) malam.

Ruhamaben berpendapat, melihat kuota pengusungan yang belum mengantongi 10 kursi, PKS akan menerima koalisi dengan partai lain.

“Kita siap melakukan upaya koalisi dengan partai mana saja sepanjang untuk kemajuan Tangsel,” tukasnya.

Tetapi partai besar pastinya maju untuk menjadi Cawalkot, tidak menjadi wakil walikota Tangsel. Memperoleh 8 kursi mempunyai bergaining politik lebih tinggi.

Jadi kata dia, jika ingin maju menjadi walikota maka mencari partai dengan perolehan kursi yang sama. Atau nantinya berkoalisi dengan partai lain yang mendapat kursi di bawah PKS.

“Kalau berkoalisi dengan partai yang lebih besar pastinya kita menjadi wakil walikota. Kan partai di Tangsel yang lebih besar cuma Golkar dengan 10 kursi. Tapi kita juga terbuka berkoalisi dengan partai manapun,” ungkapnya.

Selain itu, dia mengaku sudah berpengalaman dalam sistem pemerintahan. Pasalnya menurut pria asli Tangsel ini dirinya pernah menjadi pimpinan dewan (DPRD) selama 5 tahun awal Tangsel berdiri.

“Sedikit banyak paham keinginan masyarakat. Ini akan kita perjuangkan supaya Tangsel maju,” katanya. (sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE