Begini Penjelasan Kadin Paradigma Baru Tangsel Soal Pemberdayaan Pengusaha

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Farha Diba Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Paradigma Baru Kota Tangsel menyebut akan berbaur dengan para pengusaha supaya bisa sinergi secara ekonomi.

“Oleh karena itu, kemarin (26/9), dalam acara gala dinner dengan tema Satu Tahun Peran Kadin Paradigma Baru di Tangsel, saya mengundang para pengusaha- pengusaha, dan dari 100 perusahaan (PT) yang diundang, hanya 12 yang tidak datang, ini luar biasa,” ungkap Farhan Diba di Serpong, Minggu (29/9/2019).

Artinya menurut dia, mereka para pengusaha itu sangat perlu dan menginginkan informasi -informasi tentang seputar bisnis.

“Itu sudah (informasi bisnis, red) jelas,” tegasnya.

Farha Diba yang akrab disapa Mizz menyebut bahwa Tangsel ini tak punya Perwal tentang CSR, hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi sosial masyarakat.

“Kenapa perusahaan itu ada disana, berapa yang dihasilkan, pajaknya berapa besar yang harus disetorkan, inilah yang menjadi polemik tidak adanya informasi itu,” tuturnya.

Mizz menduga, banyaknya para pengusaha antusias hadir, tadi malam itu, karena mereka sangat perlu organisasi yang bisa mengamankan bisnisnya.

“Dan moment yang jarang dilakukan Tangsel,” tukas dia.

Program Kadin PB Tangsel selanjutnya akan menggelar acara serupa tiga kali lebih besar dari sebelumnya.

“Setelah ini kita akan memanggil mereka per 25 – per 25 orang untuk di dengar perkembangan bisnisnya di Tangsel, dan mereka akan kita tantang untuk berpartisipasi biar rakyat ikut menikmati keuntungannya, berkolaborasi dengan masyarakat sekitar pabriknya,” ujarnya.

Harapannya dari 400 perusahaan di Tangsel, yang kita pilih 100 ini, bisa terbangunnya dan tercipta kolaborasi yang baik antara para pengusaha, elemen masyarakat, dan pemerintah terutama dalam pemerataan ekonomi.

“Karena kita belum merasakan itu merata, contoh perbandingannya bisa dilihat antara wilayah Alam Sutera dengan Serpong,” tutup Mizz. (sg)

Disarankan
Click To Comments