HGN ads Bekasi

Pangdam Jaya Minta Video Korban Ledakan di Monas Tak Disebarkan

0 210

JAKARTA,PenaMerdeka – Pangdam Jaya, Mayjen TNI Eko Margiyono meminta agar masyarakat tidak menyebarkan video korban diduga akibat ledakan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) pagi.

Ia menuturkan, saat ini korban yang berasal dari anggota TNI itu masih hidup. Bahkan, menurutnya saat kejadian korban masih bisa duduk dan meminta tolong kepada orang sekitar.

“Saya imbau video yang berkaitan dengan korban agar tidak di-share, tidak ada gunanya kita men-share. Kondisi korban masih hidup, saya tidak bohong, korban masih bisa duduk dan masih bisa berbicara,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/11/2019).

Sebagaimana diketahui, kedua korban merupakan anggota TNI yang sedang melakukan olahraga di Monas. Eko menyebutkan, korban merupakan anggota dari Mako Garnisun Tetap I (Gartap I) yang bermarkas di Jalan Merdeka Timur.

“Ini bukan sesuatu luar biasa, walaupun memang ditemukan ada granat asap. Kejadian ini masih di dalami, dan memang setiap Selasa merupakan jadwal olahraga (anggota TNI),” jelasnya.

Sebagai informasi, Korban adalah Serka Fajar yang memegang granat asap, mengalami luka cukup berat di tangan kiri dan bagian dada ke leher. Sementara, Praka Gunawan mengalami luka ringan di bagian paha akibat percikan ledakan tersebut. (jo/deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE