HUT RI 76

Kemenhub Naikkan Tarif Dasar Ojek Online, Ini Besarannya!

JAKARTA,PenaMerdeka – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi mengumumkan kenaikan tarif dasar ojek online. Kenaikan tarif sebesar Rp 250 per kilometer berlaku untuk wilayah Jabodetabek.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menyatakan bahwa untuk penyesuaian tarif ojek online ini Kemenhub telah berproses sejak dua bulan lalu.

“Dari hasil diskusi kami dengan beberapa asosiasi ojek online yang akan dikenakan kenaikan adalah wilayah Jabodetabek atau zona II,” kata Budi di Kemenhub, Selasa (10/3).

Sebelum menaikkan tarif, Kemenhub berdiskusi dengan pihak aplikator, asosiasi ojol, dan pengguna ojol. Hasilnya, ketiga pihak menerima keputusan tersebut.

“Angka rata- rata tarif yang disetujui kenaikannya oleh masyarakat dalam hasil survei tersebut adalah sebesar Rp225 per kilometernya,” ujarnya.

Budi menuturkan, kenaikan itu akan berdampak kepada volume pengguna ojol yang menurun. Masyarakat, katanya, juga meminta kenaikan tarif harus dibarengi dengan mutu pelayanan dari ojol.

“Sebagian besar masyarakat yang disurvei menyatakan jika terjadi kenaikan tarif maka akan mengurangi frekuensi menggunakan ojek online. Masyarakat juga meminta kompensasi ada perbaikan di pelayanan terutama pada aspek keselamatan dan keamanan,” jelasnya.

Berikut adalah penyesuaian biaya jasa ojek online ini, khusus Zona II atau Jabodetabek:

a. Biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.250/km;
b. Biaya jasa batas atas sebesar Rp2.650/km; dan
c. Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp9.000 s.d. Rp10.500

(rur)

Disarankan
Click To Comments