Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Operasi Patuh Kalimaya 2020, Polda Banten Catat 13.018 Pelanggar Lalin

DIDOMINASI PELANGGAR HELM DAN SABUK PENGAMAN

BANTEN,PenaMerdeka – Selama berlangsungnya Operasi Patuh Kalimaya 2020 ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten mencatat 13.018 pelanggaran lalu lintas, terhitung tanggal 23 Juli 2020 sampai dengan 5 Agustus 2020.

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol. Rudy Purnomo mengatakan, dari data pelanggar tersebut, 4.619 pengendara dikenakan tilang, sedangkan 8.399 lainnya diberikan teguran simpatik.

“Polres Kota Tangerang merupakan yang tertinggi mengeluarkan surat tilang, yaitu sebanyak 1.821 lembar, sementara Kota Cilegon yang terendah, yaitu 153 pengendara yang di tilang,” kamis (6/8/2020).

Rudy menambahkan, pelanggar lalu lintas roda dua didominasi oleh pengendara yang tidak mengenakan helm. Sedangkan jenis pelanggaran terbanyak dari pengendara roda empat adalah tidak menggunakan safety belt (sabuk pengaman).

“Selain pelanggar selama 14 hari Operasi Patuh, terdapat kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan catatan ada 17 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 9 korban meninggal dunia, 24 orang luka ringan dan 1 orang kua berat. Sementara untuk kerugian materi atas kejadian itu sekitar Rp.34.100.000,” ungkapnya.

Rudi menjelaskan bahwa Operasi Patuh Kalimaya 2020 yang di gelar oleh Polda Banten dan jajarannya di nyatakan telah selesai sejak kemarin.

“Sesuai dengan perintah Pimpinan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Kalimaya 2020 digelar secara serentak di seluruh indonesia dengan batasan waktu selama 14 hari, dan kemarin berakhirnya kegiatan operasi tersebut” katanya. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...