Wali Kota Tangerang Surati Jokowi Minta Tangguhkan UU Ciptaker

SAMPAIKAN ASPIRASI BURUH

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangguhkan berlakunya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Dalam surat yang diterima bertuliskan, dengan telah disahkannya Undang-undang Omninus Law/Cipta Kerja oleh DPR RI pada 5 Oktober 2020, di Kota Tangerang telah terjadi unjuk rasa Serikat Pekerja / Serikat Buruh (SP) / (SB) atas disahkannya Undang-undang itu.

Berkenan dengan hal itu, dengan ini kami menyampaikan aspirasi dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Kota Tangerang, kiranya Bapak berkenan untuk mempertimbangkan penangguhan terhadap Undang-undang Omnibus Law/Cipta Kerja,” tulis surat itu.

Arief menjelaskan aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah pusat malalui surat dengan nomor 560/2278.Disnaker, tentang pemyampaian aspirasi dari para serikat buruh.

“Ys, sebagai tindak lanjut penyampaian aspirasi yang terjadi di sejumlah daerah termasuk di Kota Tangerang. Terkait penolakan terhadap UU Cipta Kerja dari kalangan pekerja maupun mahasiswa,” ungkap Wali Kota melalui sambungan telepon, Senin, 12 Oktober 2020.

Arief menuturkan selain permohonan penangguhan pemberlakuan Undang-undang Cipta Kerja, pihaknya juga meminta agar Pemerintah Pusat dapat melakukan revisi di klaster ketenagakerjaan.

“Ini merupakan salah satu aspirasi dari serikat pekerja dan buruh di Kota Tangerang,” ungkap Walikota.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Rakhmansyah, berharap agar para pekerja di Kota Tangerang untuk dapat bersabar dan tetap menjaga kondusifitas.

“Aspirasi dari para pekerja sudah Pemkot Tangerang sampaikan kepada Pemerintah Pusat,” tambah dia.

Disarankan
Click To Comments