HUT RI 76

Kasus Surat Kaleng-kaleng Camat-Lurah: Penyelidikan Polrestro Tangerang Kota

TANDATANGAN CAMAT NEGLASARI LURAH KEDAUNG WETAN DIDUGA DIPALSUKAN

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Satuan Unit Harta Benda (Harda) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota masih menangani kasus dugaan tandatangan palsu Camat Neglasari dan Lurah Kedaung Wetan.

Dugaan pemalsuan tandatangan itu tertera di dalam Surat Keterangan Tanah dengan No 590/029/X/2020 pada tanggal 21 Oktober 2020 oleh Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Tahan Marpaung mengatakan, pihaknya masih menangani kasus dengan nomor surat laporan TBL/B/1083/XII/2020/PMJ/Resto Tangerang Kota.

“Udah bang, lagi ditangani Unit Harda. Bisa (konfirmasi,red) langsung aja bang ketemu Kanit Harda,” ujarnya saat dihubungi penamerdeka.com melalui pesan singkat, Selasa (12/1/2020).

Sementara saat mengkonfirmasi Kepala Unit (Kanit) II Harda Satreskrim Polrestro Tangerang Kota sedang tidak berada di tempat.

Informasi yang berhasil dihimpun, pihak Unit Harda baru menerima laporan kasus tandatangan pada akhir Desember 2020 lalu.

Saat ini, masih dalam administrasi penyelidikan. Lalu masih mengumpulkan bukti-bukti dan berkas lainnya.

Sebelumnya, Beredar surat keterangan diduga palsu di wilayah Neglasari, Kota Tangerang. Surat dengan kop Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang bernomor 590/029/X/2020 yang ditandatangani Camat Neglasari TB Sani dan Lurah Kedaung Wetan Khalik Ferdiansyah.

Surat ter-tanggal 21 Oktober 2020 tersebut yakni perihal keterangan tanah atas nama Ecang Bin Kaimin dengan Girik C 775 Persil 48.D.IV KELAS 28 dengan luas;3650m2 disebutkan tanah milik adat bekas Ecang Bin Kaimin. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments