KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Seorang anak berusia 15 tahun tewas terkena bacokan senjata tajam (sajam) pada bagian dada dalam bentrokan di wilayah Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang. Kejadian tersebut diawali kelompok pemuda menantang warga yang tengah berkumpul.
Kapolsek Ciledug, Kompol Noor Maghantara membenarkan insiden yang terjadi pada Sabtu (20/8/2022) dini hari, saat satu kelompok pemuda berjumlah puluhan orang sedang berkumpul di daerah Kreo. Kemudian, kelompok itu melintasi tempat kejadian perkara (TKP).
“Anak-anak tanggung dari kelompok yang meninggal ini, tadinya kumpul di daerah Kreo, lalu mereka muter-muter, ada yang bawa senjata tajam untuk cari musuh. Hingga di TKP, lihat warga yang nongkrong dan kelompok pemuda itu ngancungin celurit hingga terjadi bentrokan,” ujar Kapolsek, Selasa (23/8/2022).
Noor menuturkan, berdasarkan CCTV di sekitar lokasi kejadian, anak yang tewas itu sangat agresif melakukan penyerangan. Namun, dari pihak warga yang tengah berkumpul itu pun melakukan perlawanan.
“Yang tewas ini, dia yang menyerang sangat agresif, ada terlihat dari CCTV-nya. Yang tewas ini kena bacokan, mungkin senjata yang dipakai temannya terjatuh hingga diambil warga untuk melawan. Terkena lah pemuda itu di bagian dadanya, tewas dia,” jelasnya.
Selain itu, Noor menjelaskan, dari warga terdapat satu korban yang mengalami luka di kepalanya terkena senjata tajam dari kelompok pemuda tersebut.
“Yang kena berinisial B (24), warga sekitar yang juga penjaga angkringan, terkena di kepalanya akibat sabetan senjata tajam. Jadi kelompok pemuda tersebut yang membawa senjata tajam, warga sekitar hanya membalasnya dengan bambu,” katanya.
Hingga saat ini, Noor menambahkan, pihaknya telah menangkap 11 orang dari kelompok pemuda tersebut, guna dimintai keterangan lebih lanjut.
“Sekitar 11 orang (sudah ditangkap), kalau yang ngelukai penjaga angkringan sudah dapat, yang bacok sampai mati belum dapat,” jelasnya. (Hisyam)







