Dorong Kesadaran Berpajak Segmen Milenial, UPT Samsat Cikokol Sapa Siswa Kejuruan

OPTIMALISASI PAJAK UNTUK PEMBANGUNAN BANTEN

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Bapenda Provinsi Banten melalui Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Cikokol, Kota Tangerang menyebut pentingnya kesadaran wajib pajak tidak hanya bagi kelompok orang dewasa saja. 

Menurut Kepala UPTD samsat Cikokol, Kota Tangerang Dwi Nopriadi Atma Wijaya, bahwa generasi kaum milenial tidak kalah penting untuk dibekali manfaat membayar pajak.

Dia menambahkan, pendapatan sektor pajak kendaraan bermotor dan jenis pajak lainnya di bawah Samsat Cikokol Tangerang bakal sangat membantu proses pembangunan di Provinsi Banten.

Dari bentuk sosialisasi serta edukasi kata tokoh muda di Banten ini menegaskan, paling tidak pesan kesadaran membayar pajak bisa sampai juga kepada orang tua dan lingkungan para siswa. 

“Semoga melalui kegiatan ini dapat mengedukasi siswa siswi pentingnya pajak bagi pembangunan daerah. Sebab pembagunan atau bantuan dari pemprov Banten operasional ke sekolah bagian dari peruntukan pajak yang dibayarkan masyarakat,” papar Dwi Nopriadi saat sosialisasi kepada pelajar SMKN 7 Kota Tangerang, Rabu (2/8/2023) kemarin. 

PELAYANAN DIGITAL SAMSAT CIKOKOL

Lalu, sosialisasi kesadaran berpajak kepada generasi milenial adalah upaya Samsat Cikokol mengoptimalisasi pendapatan daerah melalui penerimaan sektor pajak. 

img 20230803 081839
Sejumlah siswa SMKN 7 Kota Tangerang mendapat doorprize saat sosialisasi pajak Samsat Cikokol. (istimewa)

Dalam paparannya, Dwi juga memberikan informasi bahwa membayar pajak saat ini bisa berbasis digital atau dengan cara online. Yakni melalui aplikasi Signal atau e-sambat.

“Dan wajib pajak juga bisa mengakses informasi pelayanan pajak melalui media sosial Samsat Cikokol via instagram maupun tiktok,” kata Dwi Nopriadi menambahkan.

Ke Depan kata Dia, model kegiatan sosialisasi ini akan terus dikembangkan. Selain goes to school, akan ada juga program goes to campus, goes to company dan samling door to door.

Dalam kesempatan itu Dwi juga mengimbau agar setiap dalam berkendara siswa harus mengenakan safety riding. Yakni seperti helm, jacket, sarung tangan, sepatu dan alat keselamatan berkendara lainnya. 

“Safety riding penting untuk menghindari kecelakaan. Patuhi rambu, tapi tak kalah penting jangan lupa dibayarkan pajaknya. Harus bawa juga kelengkapan surat saat berkendara,” ujarnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments