kanal partai gerindra

Hasil Evaluasi Pemrov, APBD Pemkot Tangsel Bertambah Rp200 M

0

Tangsel, PenaMerdeka-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten telah menyerahkan hasil evaluasi APBD Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2017. Hasilnya APBD mengalami penambahan Rp200 miliar dari semula Rp3,2 triliun menjadi Rp3,4 triliun. Ketua DPRD Kota Tangsel Moch Ramlie mengatakan, penyesuaian program APBD Pemkot Tangsel Tahun 2017 telah difinalisasi Pemprov Banten beberapa waktu lalu.

”Hasil rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) disepakati, untuk menyusun dan menyelesaikan hasil evaluasi dari Pemprov Banten,” ujar Ramlie saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (30/12).

Menurut Ramlie, penambahan pada APBD Pemkot Tangsel terjadi pada pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,315 triliun, terdiri dari hasil pajak daerah Rp1,120 triliun, hasil retribusi daerah Rp90 miliar, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp104 miliar.

Selain itu, Dana Perimbangan Rp835 miliar pada nota keuangan APBD 2017 setelah usulan revisi menjadi Rp947 miliar atau bertambah sebesar Rp111 miliar. Bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak sebesar Rp144 miliar dari nota keuangan 2017 bertambah sebesar Rp163 miliar atau meningkat sebesar Rp19,8 miliar.

Dana Alokasi Umum (DAU) Rp581 miliar pada nota keuangan 2017 setelah direvisi meningkat sebesar Rp634 miliar atau bertambah Rp52,6 miliar. Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp109 miliar pada nota keuangan 2017 meningkat Rp149 miliar atau bertambah sebesar Rp39,3 miliar.

Kemudian gambaran lain terkait pendapatan dalam APBD Pemkot Tangsel yang sah sebesar Rp462 miliar pada nota keuangan 2017 setelah usulan revisi dari gubernur meningkat sebesar Rp512 miliar atau bertambah sebesar Rp50 miliar.

Dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah daerah lainnya sebesar Rp642 miliar. Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah terdapat usulan revisi gubernur sebesar Rp50 miliar.

”Jadi jumlah pendapatan sebesar Rp2,613 triliun pada nota keuangan setelah usulan revisi gubernur meningkat sebesar Rp2,775 triliun atau bertambah sebesar Rp161,783 miliar,” ujarnya.

Selanjutnya, terdapat belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung Rp728 miliar pada nota keuangan 2017 setelah usulan revisi meningkat sebesar Rp732,2 miliar atau bertambah sebesar Rp3,4 miliar.

”Untuk tahun 2017 banyak pos-pos belanja lainnya yang mengalami peningkatan pada APBD Kota Tangsel,” imbuh politisi Partai Golkar tersebut.

Sementara, pengamat kebijakan publik dari Tangsel Institude Rudy Ghani berharap, 2017 bisa benar-benar terserap secara maksimal. Terlebih, dari dari hasil evaluasi terjadi penambahan pada pos-pos belanja pada APBD Pemkot Tangsel tahun depan.

”Harapannya dengan serapan yang baik akan menekan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa),” tandas Rudy Ghani. (herman)

Zulfikar Demokrat
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

odio Praesent adipiscing diam ipsum vel, Phasellus massa in