Raja Salman bin Abdulaziz Sebut Tolak Tindakan Langgar Status Hukum Al-Quds

0 233

MAKKAH,PenaMerdeka – Salman bin Abdulaziz al-Saud, Raja Arab Saudi menyebutkan kepada pemimpin OKI bahwa hak-hak warga Palestina tetap menjadi masalah utama organisasi tersebut.

Berbicara kepada pemimpin dari 57 negara Organisasi Kerja Sama Islam, atau OKI di kota suci Makkah, Raja Salman menyatakan masjid Al-Aqsa tetap di bawah pendudukan dan ancaman.

“Kami mengulangi penekanan penolakan terhadap segala tindakan yang melanggar status hukum Al-Quds Al-Sharif,” tegas Raja Salman, merujuk Yerusalem timur dan kompleks masjid al-Aqsa seperti melansir dari AP, Sabtu (1/6/2019).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menegaskan, setiap perjanjian damai yang tak mencakup Palestina yang merdeka dan berdaulat sepanjang 1967 berbatasan dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya bakal ditolak oleh OKI.

“Kami tidak bakal menerima penulisan ulang sejarah, bertukar keadilan dengan manfaat ekonomi dan mengabaikan martabat serta legitimasi,” tutur Mevlut kepada KTT OKI.

Sementara itu, Presiden Iran, Hassan Rouhani mempunyai pesan sendiri untuk para pemimpin OKI jelang KTT, hal itu mendesak mereka untuk tetap fokus kepada hak-hak Palestina. (uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...