Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Tangkal Pemerasan Wartawan Gadungan! PWI Pandeglang Gelar Literasi Media ke Perangkat Desa

64

PANDEGLANG,PenaMerdeka – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan Literasi Media bertema ‘Jaga Keutuhan NKRI Tanpa Hoax’ di gedung Graha Pancasila Pandeglang.

Kegiatan yang digelar pagi hingga petang itu melibatkan peserta dari kalangan perangkat desa, atau para Kepala Desa (Kades), Lurah dan Camat se-Kabupaten Pandeglang ini dari pantauan wartawan di lokasi peserta nampak antusias mengikuti acara.

Karena melalui Literasi Media itu disebutkan setidaknya mampu menjawab kegundahan mereka soal maraknya oknum yang mengaku wartawan. Namun bertindak tidak sesuai dengan koridor Jurnalistik melakukan aksi pemerasan.

Hal ini pun, lantaran makin banyaknya angka kasus pemerasan yang banyak dilakukan para kuli tinta gadungan. Apalagi sekarang ini semakin seringnya pengaduan ke pihak PWI Pandeglang, terutama dari desa maupun sekolah-sekolah sebagai penerima Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).

Iman Fathurohman, Ketua Pelaksana Literasi Media PWI Pandeglang mengatakan, kegiatan literasi sebagai bentuk keprihatinan PWI atas maraknya oknum yang memeras Kepala Desa ataupun Camat hingga pihak sekolah.

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada Kepala Desa, Camat agar mengetahui saat menghadapi wartawan gadungan ketika di lapangan. Sebab sejauh ini tanda kutip yah, banyak yang minta-minta uang kepada mereka,” terang Iman, Senin (24/9/2018).

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan dapat menambahkan pemahaman dan ilmu kepada seluruh peserta soal kerja jurnalistik.

“Tentunya ini sangat positif untuk memberikan pemahaman dan ilmu kepada peserta soal kerja jurnalistik, kode etik dan dasar peraturan yang digunakan wartawan dalam menjalankan tugasnya,” harap Iman.

Sementara itu, Irna Narulita, Bupati Pandeglang menambahkan, ia sangat mengapresiasi kegiatan itu. Sebab kata dia, bisa mengantisipasi adanya pemberitaan Hoax dan penyalahgunaan informasi, maupun profesi kewartawanan itu sendiri.

“Sesuai dengan temanya, literasi media ini sangat bagus untuk mengantisipasi adanya oknum wartawan yang menyalahgunakan informasi, maupun menyalahgunakan profesi sebagai kewartawanan tersebut,” tambah Irna. (abdul)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...