JAKARTA,PenaMerdeka – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi musim kemarau 2026.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengimbau warga melakukan langkah antisipasi sederhana dengan menampung cadangan air bersih sejak dini.

“Masyarakat agar mempersiapkan kondisi musim kemarau dengan menyimpan air selagi masih ada hujan untuk menghadapi kemarau yang lebih kering dan panjang di tahun 2026 ini,” ucapnya dalam keterangan, Sabtu (16/5/2026).

Ardhasena memaparkan peluang terjadinya fenomena El Nino (ENSO) dengan intensitas moderat saat ini berada di angka 86 persen.

Sementara itu, probabilitas untuk intensitas kuat tercatat sebesar 16 persen. 

Dinamika cuaca tersebut umumnya akan memengaruhi wilayah Indonesia yang berada di sebelah selatan garis khatulistiwa.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, saat ini sedang dalam fase transisi menuju musim kemarau.

Peralihan cuaca saat ini akan diprakirakan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.

Wilayah pertengahan Jakarta diprediksi akan mulai memasuki musim kemarau pada pertengahan bulan (Dasarian II) Mei.

Sementara bagian selatan baru akan masuk fase kemarau pada akhir Mei (Dasarian III).

Untuk itu, mengingat intensitas hujan yang akan menurun, BMKG menghimbau masyarakat untuk bijak dalam mengelola air saat.

Kesiapan tersebut bakal memastikan agar warga tidak kesulitan memperoleh air bersih saat kemarau datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *