JAKARTA,PenaMerdeka – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen di tengah tingginya suku bunga global dan gejolak geopolitik.

“Kami masih memperkirakan 2026 ini masih pada kisaran 4,9 sampai 5,7 persen. Itu yang kami lihat,” ucap Deputi Gubernur Senior BI, Aida S. Budiman dalam rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, dikutip Jumat (25/9/2026).

Aida menyebutkan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026 dan 5,29 persen pada kuartal II 2026. BI berharap pertumbuhan ekonomi tetap terjaga hingga akhir tahun. “Jadi mudah-mudahan PDB-nya masih terus terjaga,” katanya.

Di sisi lain, perekonomian global masih menghadapi tekanan dari tingginya suku bunga sejumlah bank sentral utama, seperti The Fed, ECB, dan BoJ. Kenaikan suku bunga tersebut dipicu lonjakan harga komoditas yang mendorong inflasi global.

Kondisi tersebut diproyeksikan menahan pertumbuhan PDB global di kisaran 3 persen hingga akhir 2026, sebelum berpeluang membaik pada 2027 seiring meredanya ketegangan geopolitik.

Meski demikian, Indonesia masih mendapat dukungan dari kenaikan harga komoditas ekspor nonmigas, seperti minyak sawit mentah atau CPO, batu bara, dan nikel yang menopang kinerja perdagangan luar negeri.

Aida juga mengatakan inflasi domestik masih terjaga. Inflasi pada Agustus tercatat 3,19 persen, sementara inflasi inti berada di level 2,92 persen.

“Yang kemarin pada bulan Agustus ya, 3,19 persen. Dan kalau dilihat apakah sudah terjadi kenaikan dari ataupun impact dari pada nilai tukar dan harga-harga komoditas, iya, tapi inflasi itu masuknya ke inflasi inti, dan juga kepada volatile food, dan kemudian kepada administered prices,” katanya.

“Tapi kalau teman-teman lihat ya, inflasi inti kita itu masih 2,92 persen. Jadi masih di bawah 3 persen. Berapa target inflasi kita? 2,5 plus minus 1 persen. Artinya kita masih punya ruang yang cukup baik dalam menjaga dampak dari global tadi ke inflasi dan kemudian masih dalam target inflasi kita,” imbuhnya.

Penulis: KieEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *