KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Karang Taruna Kecamatan Pinang dengan Pemerintah Kecamatan Pinang menyelenggarakan ajang tahunan Pinang Fest 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (6–7 November 2026), tersebut menghadirkan berbagai pelayanan publik terpadu secara gratis guna memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan hingga perpajakan.
Camat Pinang, Syarifuddin, menyampaikan bahwa agenda rutin tahunan ini dirancang untuk mendekatkan layanan dinas langsung ke tengah masyarakat. Melalui Pinang Fest, warga tidak perlu lagi mendatangi kantor-kantor dinas terkait yang jaraknya relatif jauh.
“Ada beberapa pelayanan buat masyarakat agar lebih mudah, tidak harus berdatangan ke dinas, bisa dilaksanakan di sini. Salah satunya Bapenda untuk pembuatan PBB, validasi BPHTB, serta konsultasi kewajiban perpajakan Kota Tangerang. Selain itu, ada Dinas Dukcapil untuk pembuatan KTP, Kartu Keluarga, akta kematian, hingga akta kelahiran,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Jumat (6/11/2026).
Ia juga menegaskan bahwa seluruh bentuk pelayanan publik yang disediakan di Pinang Fest tidak dipungut biaya. “Gratis! Tidak ada pungutan biaya apa pun. Kegiatan ini juga kita manfaatkan untuk memfasilitasi pelayanan di hari libur pada Sabtu besok bagi masyarakat yang sibuk bekerja pada hari kerja,” tegasnya.
Selain pelayanan administrasi kependudukan dan perpajakan, Pinang Fest 2026 turut menggandeng Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan tiga unit kursi roda bagi warga penyandang disabilitas atau lansia yang membutuhkan.
Ketua Pelaksana Pinang Fest 2026, Geri Jeneri menjelaskan, kegiatan ini mengusung semangat kolaborasi antar-organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah.
Selain mendekatkan pelayanan dari berbagai instansi—seperti Disnaker, Ketahanan Pangan, hingga Disperindagkop—acara ini juga diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Kota Tangerang.
“Kami mencoba menyelaraskan program yang dicanangkan Pemerintah Kota Tangerang, dua di antaranya adalah Gerakan Sembako Murah dan Gerakan Gampang Kerja,” jelas Geri.
Geri menambahkan, pihak panitia merangkul pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari 11 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Pinang untuk memamerkan dan memasarkan produk unggulan mereka.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Pinang, Aniel Hermansyah. Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir dan menjadi motor penggerak dalam mendukung program-program kebaktian dan kemasyarakatan di tingkat kecamatan.
“Melalui ajang Pinang Fest ini, kami ingin memastikan bahwa ruang kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat terjalin dengan erat. Karang Taruna bersama seluruh elemen kepemudaan berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat, baik dalam memfasilitasi pemberdayaan UMKM, kegiatan sosial, maupun mendukung penuh program pelayanan publik yang digagas oleh pemerintah,” ungkap Aniel.
Tak ketinggalan, aksi kemanusiaan donor darah turut mewarnai kemeriahan Pinang Fest 2026 di halaman Kantor Kecamatan Pinang. Ketua PMI Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu, mengapresiasi antusiasme dan kepedulian warga yang bersedia mendonorkan darahnya demi membantu sesama.
“Alhamdulillah, kesadaran dan kepedulian kemanusiaan warga Kecamatan Pinang sangat luar biasa. Berdasarkan data per Jumat (6/11/2026), tercatat ada 39 orang yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 11 orang belum memenuhi syarat medis,” terang pria yang kerap disapa Jaro Mumu.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada para pendonor. “Terima kasih kepada seluruh pendonor atas partisipasi dan kepeduliannya. Setetes darah Anda sangat berharga dan menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Tak hanya pelayanan dan pameran UMKM, Pinang Fest 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai lomba dan pentas seni. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 200 anak dari perwakilan PAUD dan TK se-Kecamatan Pinang antusias mengikuti lomba mewarnai hasil kerja sama dengan HIMPAUDI.
Rangkaian acara juga akan diisi dengan aksi sosial penyerahan santunan kepada 55 anak yatim/piatu pada Sabtu besok, pentas seni tradisional seperti pencak silat, lenggong Betawi, dan pantun Betawi, serta senam sehat bersama warga.
Rangkaian Pinang Fest 2026 rencananya akan ditutup secara resmi pada Sabtu (7/11/2026) malam. Malam puncak penutupan akan diisi dengan panggung hiburan yang menghadirkan sajian musik dari beberapa pengisi acara lokal seperti Zipro, Samsaka, hingga lainnya.







