Awas! Bakar Sampah Sembarangan di Kota Tangerang Terancam Denda Rp50 Juta

0 207

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Berhati-hatilah bagi Anda yang kerap membakar sampah sembarangan di Kota Tangerang. Sebab, telah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1, tahun 2009, dan undang-undang Nomor 18, tahun 2009.

Meski sudah di atur oleh undang-undang dan juga Perda, nyatanya masih ada saja masyarakat Kota Tangerang yang tidak mentaati peraturan tentang larangan membakar sampah.

Padahal sudah jelas pembakaran sampah bisa merugikan dirinya sendiri. Selain asapnya yang dapat menimbulkan penyakit seperti gangguan pernapasan, ternyata ada sanksi denda uang maksimal Rp50 juta bagi pembakar sampah.

“Menurut aturan dalam undang-undang persampahan, pembakaran sampah sudah tak boleh, kita juga selalu sosialisasikan dan menghimbau kepada masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah,” terang Dedi Suhada, Kepala DLH Kota Tangerang saat ditemui penamerdeka.com dikantornya, Kamis (5/9/2019).

Dedi menjelaskan, mekanisme persampahan di Kota Tangerang sudah terkonsep dengan rapih, dan untuk tindak tegas juga sudah dilaksanakan oleh DLH bersama dinas terkait yaitu Satpol PP untuk melakukan sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) kepada para pelanggar.

“Salah satu contoh, belum lama ada pabrik didaerah Jatiuwung melakukan pembakaran sampah itu langsung kita datangi dan diberikan sanksi tegas. Jika masih ada yang bakar sampah, silahkan laporkan ke seksi laporan nanti kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Dedi menuturkan, untuk masyarakat yang jumlah sampahnya sedikit bila melakukan pembakaran sampah akan diberikan peringatan terlebih dahulu. Terkecuali untuk para perusahaan, pabrik dan industri lainnya langsung diberikan tindakan tegas.

“Perbedaan itu kita berikan karena perbedaan jumlah sampah, dan alhamdulilah masyarakat Kota Tangerang juga sudah cukup menyadari tentang larangan pembakaran sampah, karena kalo kita kaitkan dengan penilaian Adipura. Ketika tim penilai Adipura melihat, itu langsung bisa jatoh istilahnya di diskualifikasi,” tuturnya

Ia menghimbau, kepada seluruh masyarakat umum maupun pelaku industri dan sebagainya untuk terus senantiasa menjaga lingkungan, dan juga terus mengantisipasi pencemaran udara. Dengan cara memberhentikan budaya pembakaran sampah dan membuang sampah pada tempatnya.

“Saya tidak berharap ada yang sampai kena sangsi tipiring karena dendanya itu sangat mahal, untuk itu saya menghimbau kepada siapapun jangan pernah sekali kali melakukan pembakaran sampah,” imbuh Dedi. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...