Dindikbud Banten: Nekat Gelar Perpisahan Siswa Bakal Ditindak Satgas Covid-19

CEGAH PENULARAN VIRUS

0

BANTEN,PenaMerdeka – Sebelum masa Covid-19 sejumlah sekolah tingkat atas dan kejuruan (SMA/SMK) di Banten memungut biaya untuk keperluan perpisahan siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten M Yusuf mengaku pihaknya menganjurkan sekolah meniadakan perpisahan siswa tahun ajaran 2019-2020.

“Soal perpisahan sekolah, saya tidak menyarankan perpisahan,” ucapnya saat ditemui penamerdeka.com, Senin (26/7/2020).

Meski begitu, mencegah penularan virus pihaknya akan memberikan edukasi kepada sekolah agar tidak melaksanakan perpisahan bagi siswa.

Nantinya, terkait dengan sanksi bagi sekolah yang tetap menggelar perpisahan akan diproses sanksi.

“Jangankan masalah ini, di mana-mana aja kan saat PSBB suruh push-up. Tapi kita tetap edukasi dia (sekolah,red),” katanya.

Ia mengungkapkan, terkait sanksi yang nekat mengadakan perpisahan sekolah, biar pihak Gugus Tugas atau Satgas Covid-19 yang menindak.

“Kalau nekat adakan perpisahan sekolah, nanti yang akan mensanksikan bukan saya, tapi gugus tugas yang menindaknya,” katanya.

Diketahui, pemerintah provinsi (Pemprov) Banten memastikan tidak akan menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka hingga bulan Desember 2020.

Termasuk kegiatan sekolah lainnya yang bersifat mengundang massa dengan alasan sosial distancing.

Pembelajaran tatap muka kecuali untuk daerah tertentu karena keterbatasan sinyal, dan ilakukan secara terbatas. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...