JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah bakal mengimpor sapi sejumlah 100 ribu ekor dari Brasil. Dipastikan juga, keamanan hewan itu dari negara asalnya telah bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Adapun impor sapi dari Brasil ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah ditandatangani saat pertemuan KTT G20.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono menyebutkan, meskipun Brasil sempat dikaitkan dengan isu PMK, negara tersebut telah lama bebas dari penyakit tersebut dan tidak lagi melakukan vaksinasi PMK pada ternaknya.
“Kan ini jadi isu seolah-olah negara PMK. Ini Brasil sudah sekian tahun, nanti bisa dicek, sudah bebas dari PMK, sudah tidak ada vaksinasi. Insyaallah kemungkinan di tahun ini atau tahun depan, Brasil sudah bebas, negara bebas PMK,” ujar Sudaryono di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2025).
Selain status kesehatannya, Brasil dipilih sebagai negara pemasok sapi karena memiliki populasi ternak yang sangat besar, mencapai 200 juta ekor.
Dengan jumlah sebanyak itu, ekspor sapi ke Indonesia tidak akan terlalu berdampak pada pasokan dalam negeri Brasil.
“Kita menambahkan Brasil kenapa? Karena populasi Brasil, populasi sapi hidupnya tinggi sekali, 200 juta ya. Kalau kita minta 2 juta kirim ke sini saya kira enggak terlalu signifikan lah untuk negaranya,” kata Sudaryono.
Selain itu, jenis sapi dari Brasil dianggap lebih cocok untuk diimpor karena kondisi fisiknya yang sesuai dengan iklim tropis di Indonesia, sehingga adaptasinya lebih mudah.
“Selain itu juga kondisi sapinya sapi tropis sehingga relatif lebih mudah lah adaptasinya,” tukasnya. (Gie)







