TANGERANG,PenaMerdeka – Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, program sekolah gratis yang dijalankan pemerintahannya bukan sekadar memperluas akses, melainkan ikhtiar besar mengangkat mutu dan kualitas pendidikan di Banten membentuk sumber daya manusia unggul, berdaya saing.
Bukan tanpa sebab, niat tulus (nawaitu) memutus rantai putus sekolah lewat ruang kelas bebas biaya, merupakan rangkaian target besar Andra Soni dalam memastikan setiap anak di Banten mendapatkan hak pengajaran yang benar-benar bermutu dan setara.
Penegasan itu disampaikan Andra Soni usai memonitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus meninjau efektivitas Program Sekolah Gratis di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/7/2026).
“Saya mengapresiasi seluruh sekolah yang melaksanakan Program Sekolah Gratis. Di sini kita melihat, bahwa ini bukan hanya sekadar gratis, tetapi juga berkualitas. Jadi bukan hanya sekadar gratis, tetapi juga memberikan kualitas,” tegasnya.
Menurut Andra Soni, SMK Jaya Buana telah memasuki tahun kedua sebagai penyelenggara Program Sekolah Gratis. Hampir dua ribu siswa mengikuti belajar mengajar di 10 program keahlian bidang teknik yang masuk dalam Program Sekolah Gratis baik untuk kelas X maupun kelas XI.
Selanjutnya, Andra Soni juga mengapresiasi SMK Jaya Buana yang telah menjalin kerja sama dengan 130 perusahaan industri serta dua perguruan tinggi teknik di China. Kemitraan itu membuka peluang bagi siswa melanjutkan pendidikan maupun bekerja di luar negeri.
“Tadi juga disampaikan ada sembilan siswa yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di sana. Tidak hanya itu, dari sekolah ini juga ada siswa yang mewakili Provinsi Banten untuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di tingkat nasional,” katanya.
Dikatakan Andra Soni, capaian tersebut menjadi bukti bahwa sekolah swasta yang tergabung dalam Program Sekolah Gratis mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif dan memiliki daya saing.
Andra Soni menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus memperluas akses pendidikan melalui Program Sekolah Gratis bagi peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri. Peningkatan mutu pendidikan di sekolah negeri maupun swasta juga akan terus dilakukan.
“Program Sekolah Gratis, kita membuka akses seluas-luasnya agar anak-anak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan. Di sekolah negeri tidak tertampung, maka tertampung di sekolah-sekolah swasta,” imbuhnya.
“Kemudian, kita akan terus meningkatkan kualitas masing-masing sekolah dan peserta didik kita, termasuk sekolah negeri dan swasta,” sambungnya.
Andra Soni berharap seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan Program Sekolah Gratis agar semakin banyak anak-anak Banten memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan terbaik.
“Mohon dukungannya agar apa yang kita laksanakan ini bisa memberikan kesempatan yang terbuka kepada seluruh anak-anak Banten untuk mendapatkan pendidikan terbaik,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga berpesan kepada para peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh.
“Kita mendoakan agar mereka mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan baru mereka. Kita berharap anak-anak bisa mengikuti proses belajar-mengajar di SMK Jaya Buana ini sebaik-baiknya,” katanya.
Raisa, siswa kelas XI Teknik Komputer Jaringan (TKJ) SMK Jaya Buana mengatakan dengan adanya Program Sekolah Gratis yang dilakukan Pemprov Banten sangat membantu, terutama dalam mengurangi biaya keluarga.
“Kemarin satu tahun benar-benar gratis, dengan program ini rasanya senang dan beban yang ada memang benar-benar berkurang,” ungkap Raisa.
Raisa juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni yang memberikan Program Sekolah Gratis dan diharapkan program tersebut dapat berlanjut sehingga memberikan akses pendidikan untuk anak-anak Provinsi Banten.
“Jadi memungkinkan hampir sebagian anak Indonesia bisa sekolah,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Siti Alfiah Sahnaz siswi kelas XI Teknik Kimia Industri SMK Jaya Buana, dirinya berharap Program Sekolah Gratis dapat berlanjut.
“Sudah pastinya terima kasih telah ada program sekolah gratis, semoga ke depannya program ini masih ada,” pungkasnya.







