JAKARTA,PenaMerdeka – Presiden Prabowo Subianto melaksanakan berbuka puasa bersama sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi Islam di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis (5/3/2026) malam.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai pertemuan yang berlangsung dalam momentum bulan suci Ramadan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas mengenai persiapan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah hingga dinamika geopolitik dunia.
“Pada malam hari ini, Kamis, 5 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof Haedar Nasir, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta,” ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.
Dalam suasana hangat penuh keakraban saat berbuka, Presiden Prabowo dan para tokoh Islam tersebut juga memanfaatkan momen untuk berdialog mengenai berbagai isu aktual.
Menurut Seskab Teddy, diskusi mencakup kesiapan masyarakat menghadapi libur Lebaran di Tanah Air, serta perkembangan dinamika geopolitik global yang tengah menjadi perhatian dunia.
“Sembari berbuka, Presiden Prabowo berbincang dan berdiskusi terkait persiapan liburan Lebaran di Tanah Air, sekaligus membahas dinamika geopolitik dunia,” ucapnya.
Pertemuan tersebut, kata Teddy, mencerminkan komitmen Presiden Prabowo untuk terus menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan para ulama serta pimpinan organisasi keagamaan, khususnya di bulan Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Dialog antara kepala negara, ulama, dan pimpinan organisasi keagamaan tersebut menjadi tradisi penting untuk menyerap aspirasi sosial di tengah momentum Ramadan.
Forum itu dinilai strategis mengingat pengaruh besar para tokoh agama dalam menjaga kondusivitas masyarakat di tengah ketidakpastian situasi global yang berpotensi berdampak pada stabilitas nasional.







