JAKARTA,PenaMerdeka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi bakal mengalami pelemahan pada perdagangan Senin (18/5/2026).
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan, IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini meski peluang penguatan terbatas tetap ada.
“Worst case, IHSG berpotensi turun ke 6.644-6.711 dengan area gap 6.538-6.585 yang perlu dicermati, sementara target penguatan terdekat berada di 6.758-6.777,” ucapnya dalam riset harian.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.682, 6.585 dan resistance 6.917, 7.069 hari ini.
Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni DEWA, INDY, RATU, dan WIFI.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang rebound setelah mencapai target koreksi normal di level 6.727.
Hal tersebut didukung pola teknikal falling wedge pada chart jangka pendek.
“Rebound berpotensi terjadi jika IHSG mampu menembus garis resistance pola wedge. Namun, risiko pelemahan lanjutan menuju 6.587 masih terbuka sehingga kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk akumulasi jangka menengah hingga panjang,” ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.587, 6.441, dan 6.363 dan resistance 6.888, 7.037, 7.239, dan 7.403 hari ini.
Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, BRPT, BUMI, INDF, dan UNTR.
IHSG ditutup di level 6.723 pada perdagangan Rabu (13/5/2026) sore.
Indeks saham melemah 135,57 poin atau minus 1,98 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp19,78 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 38,70 miliar saham.
Sementara pada penutupan pekan lalu, sebanyak 239 saham menguat, 416 terkoreksi, dan 163 stagnan.







