CILEGON,PenaMerdeka – Polda Banten menyebutkan, situasi arus kendaraan di kawasan penyeberangan Pelabuhan Merak, jalur penyangga BBJ, dan Pelabuhan Ciwandan terpantau lancar pada periode Mudik Lebaran, Sabtu (14/3/2026).

“Sampai dengan malam hari ini pukul 23.00 WIB, situasi di seluruh pelabuhan tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif. Aktivitas penyeberangan berjalan dengan baik dan terkendali,” ujar Kapolda Banten, Irjen Hengki dalam keterangannya.

Hengki menjelaskan, dalam pengelolaan arus kendaraan menjelang Mudik Lebaran tentu terdapat mekanisme yang berbeda ketimbang hari biasa.

“Ketika kantong parkir di dalam kawasan pelabuhan Merak, khususnya dermaga 1 hingga 7, sudah penuh, maka telah disiapkan mekanisme penyekatan di Cikuasa Atas serta pengalihan kendaraan menuju buffer zone atau kantong parkir yang telah disiapkan,” jelasnya.

Hengki menuturkan bahwa beberapa buffer zone yang disiapkan berada di Kilometer 43 dan Kilometer 68 serta kantong parkir di kawasan Indah Kiat.

“Lokasi tersebut mampu menampung sekitar 2.000 kendaraan dan penempatannya bukan kemacetan, melainkan bagian dari sistem pengaturan lalu lintas agar proses penyeberangan tetap berjalan tertib dan lancar,” katanya.

Hengki menjelaskan, pengaturan lalu lintas dilakukan di Jalan Lingkar Selatan menuju Pelabuhan Ciwandan, untuk kendaraan golongan 5 dan 6 diarahkan menunggu pada jalur yang sudah disiapkan.

“Karena kapasitas area Pelabuhan Pelindo terbatas. Dimana, area Holcim menampung sekitar 200 kendaraan dan area helipad sekitar 300 kendaraan,” jelasnya.

Selain itu, khusus untuk kendaraan roda dua, di kawasan Pelindo telah disiapkan tenda penampungan yang mampu menampung hingga 4.800 sepeda motor.

“Apabila antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ciwandan melebihi sekitar 500 kendaraan, maka kendaraan tersebut akan diarahkan menunggu di jalur yang telah diatur sambil menunggu jadwal kapal yang telah disiapkan oleh ASDP,” lanjut Irjen Pol Hengki.

Kapolda Banten mengatakan apabila terjadi kepadatan antrean kendaraan yang signifikan untuk naik ke kapal menuju Pulau Sumatera atau Provinsi Lampung, maka akan diberlakukan delay system.

“Sistem ini dilakukan dengan mengarahkan kendaraan menuju buffer zone di Kilometer 43 dan Kilometer 68 maupun kantong parkir lainnya hingga kondisi di pelabuhan kembali normal,” kata Kapolda Banten.

“Telah disiapkan kantong parkir khusus untuk kendaraan logistik golongan 7, 8, dan 9 di kawasan PT BAM yang mampu menampung hingga 4.000 kendaraan. Sementara kapasitas di dalam Pelabuhan Bandar Bakau Jaya sekitar 1.600 kendaraan, dan hingga malam hari ini baru terisi sekitar 50 persen atau sekitar 700 kendaraan,” sambungnya.

Penulis: HisyamEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *