JAKARTA,PenaMerdeka – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebutkan, sebanyak 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada hari ketiga Operasi Ketupat 2026 atau Minggu (15/3/2026).
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, kondisi arus mudik Lebaran 2026 hingga Minggu siang tersebut cukup terkendali dan belum tampak kepadatan.
“Yang berada di tol, sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Trans Jawa, Bandung, dan Sumatera,” ucapnya di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026).
Adapun terkait kepadatan antrean di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Korlantas telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Menurut dia, kepadatan tersebut lantaran adanya pembatasan waktu penyeberangan pada saat antara Hari Raya Idulfitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi 2026.
“Kemungkinan masyarakat akan mendahului untuk penyeberangan, baik dari Ketapang dan Gilimanuk. Tetapi dari Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan kapal untuk penambahan itu, mengantisipasi,” katanya.
Agus menambahkan, Operasi Ketupat 2026 dipastikan tidak hanya berfokus untuk mengamankan lalu lintas, tetapi juga keamanan keberangkatan pemudik dari rumah menuju kampung halaman.
Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret sampai 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan.
Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan serta 343 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi Shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.







