KOTA SERANG,PenaMerdeka – Gubernur Banten, Andra Soni secara resmi melepas keberangkatan 990 peserta program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Alun-Alun Kota Serang, Rabu (18/3/2026).

Sebanyak 22 bus dikerahkan untuk mengantar masyarakat menuju kampung halamannya dengan berbagai kota tujuan, yakni di Pulau Jawa hingga Sumatra.

Andra Soni menegaskan, bahwa program tersebut merupakan komitmen rutin pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman.

“Ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk menyediakan mudik gratis bagi masyarakat,” ujar Andra Soni di sela-sela prosesi pelepasan.

Tak hanya bagi warga umum, program tahun ini juga memberikan perhatian khusus bagi para mahasiswa asal Banten yang menempuh studi di luar daerah.

Pemprov Banten menyediakan empat bus khusus untuk menjemput mahasiswa dari Bandung dan Yogyakarta agar dapat berkumpul bersama keluarga di tanah kelahiran.

Gubernur Andra Soni pun menitipkan pesan menyentuh bagi seluruh peserta agar senantiasa menjaga keselamatan selama di perjalanan.

“Harapannya, para peserta mudik dapat tiba di tujuan dengan selamat sehingga bisa berkumpul bersama keluarga pada momen Idulfitri 1447 Hijriah. Yang terpenting, (peserta) juga bisa kembali lagi ke Banten tanpa ada kekurangan satu pun, sehat walafiat,” paparnya.

Sembari menyerahkan bingkisan dari Bank Banten secara simbolis, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat menyambut hari kemenangan.

“Kami juga sekaligus mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

Selain transportasi gratis, para pemudik juga dimanjakan dengan fasilitas tambahan berupa atribut kaos, serta paket menu berbuka puasa hingga makan malam untuk menemani perjalanan mereka.

MASYARAKAT SUMRINGAH MERASA TERBANTU

Ditemui terpisah, peserta mudik asal Cikande, Tatang Permana (53), mengaku bersyukur mendapat kesempatan tersebut lantaran, biasanya, ia dan putranya mudik menggunakan kendaraan umum.

Namun, karena harga tiket melonjak, ia mencoba mengikuti program Pemprov Banten ini.

“Ini baru pertama kali saya ikut, Pak. Itu juga anak yang mendaftar. Biasanya kami memang selalu naik angkutan umum, tetapi karena tahun ini tiketnya lumayan tinggi, kami memilih ikut mudik gratis,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Khoirunnisa (44), warga Tangerang yang mudik bersama suami dan kedua anaknya ke Padang, Sumatra Barat.

Program tersebut menurutnya, sangat membantu meringankan beban keuangan keluarga yang hanya mengandalkan upah suaminya sebagai buruh pabrik.

“Kalau ongkos (angkutan) umum sekarang sekitar Rp900 ribu per orang untuk sekali jalan. Itu belum termasuk makan di perjalanan. Dengan mudik gratis ini, semuanya difasilitasi,” ungkap Nisa.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten dan berharap program serupa terus berlanjut setiap tahun agar dapat membantu masyarakat berekonomi menengah ke bawah.

“Ini sangat membantu sekali. Terima kasih, Pak Gubernur Andra Soni dan Pak Wagub Dimyati Natakusumah,” pungkasnya.

Penulis: HisyamEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *