JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah berencana bakal menambah target revitalisasi dan rehabilitasi untuk satuan pendidikan atau sekolah pada 2026. Jumlahnya, ditargetkan sebanyak 60 ribu sekolah.

“Pemerintah berencana menambah 60 ribu satuan pendidikan,” ucap Kepala Staf Kepresidean, Muhammad Qodari dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Qodari menjelaskan, target awal revitalisasi sekolah tahun ini yaitu 11.744 sekolah. Dengan anggaran yang disediakan mencapai Rp14,1 triliun.

Namun, dengan adanya wacana penambahan target revitalisasi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp89,5 triliun.

Pengajuan penambahan anggaran dilakukan melalui anggaran belanja tambahan (ABT). “Pengusulan anggaran belanja tambahan melalui Kemenkeu,” ungkap dia.

Qodari menegaskan penambahan target revitaslisasi tersebut bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto pada sektor pendidikan.

“Jadi kalau kita lihat, komitmen Presiden Prabowo untuk pendidikan sangat kuat. Kata siapa kurang, yang ada malah tambah,” sebut Qodari.

Selain itu, Qodari menyampaikan revitalisasi sekolah dilakukan untuk memastikan seluruh anak indonesia mendapat akses pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

Dia menegaskan, program ini tidak hanya memperbaiki bangunan sekolah. Melainkan memastikan ruangan yang aman, lingkungan yang sehat, serta fasilitas pembelajaran yang optimal.

“Ini adalah investasi jangka panjang negara dalam membangun generasi ke depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *